Showing posts with label Alarm Anti Maling. Show all posts
Showing posts with label Alarm Anti Maling. Show all posts

Sunday, 29 December 2013

Begitu mudahnya mencuri motor dengan Cairan Setan!

http://merdeka.com
Masih amankah sepeda motor Anda dari pencurian? Setelah membaca berita mengenai pencurian motor yang semakin hari semakin canggih saja dalam hitungan menit saja motor kesayangan anda bisa hilang dicuri orang. Kali ini modusnya sangat rapi tanpa ribet seperti sebelumnya untuk memaksa kunci supaya berputar tanpa menggunakan kunci aslinya yakni dengan menggunakan kunci T, dengan kunci T dengan mudahnya orang mencuri motor dengan memutarnya dengan paksa. Namun kali ini lebih mudah lagi yakni dengan menggunakan Cairan Setan, seperti berita di MERDEKA berikut ini http://www.merdeka.com/otomotif/maling-motor-pakai-cairan-setan-tinggalkan-kunci-t.html. Dengan memasukkan cairan setan kedalam lubang kunci maka dengan anak kunci apa saja dengan mudahnya diputar karena besi yang terkena cairan setan tersebut akan menjadi lunak, sehingga para pencuri motor tidak harus susah dan tidak terlalu panik dalam melakukan aksinya. Tentunya anda tidak ingin kan motor kesayangan anda hilang begitu saja. Oleh karena itu saya mengingatkan anda akan pentingnya Alarm Motor untuk menjaga motor kesayangan anda dari pencurian. Sebelumnya saya telah banyak membahas tentang Alarm motor yang bisa anda buat sendiri dengan biaya yang cukup murah, namun mungkin butuh ketelitian dan kesabaran.Tapi hasilnya motor anda kemungkinan besar akan aman dari ulah pencuri motor. Karena motor anda meskipun kuncinya bisa dipaksa tapi motor anda tidak bisa dihidupkan malahan pelaku akan kabur karena mendengar bunyi alarm.

Berikut ini adalah beberapa Skema Rangkaian yang bisa anda buat sendiri:
  1. http://kumpulanrangkaianelektronik.blogspot.com/2012/05/rangkaian-alarm-sepeda-motor-sederhana.html
  2. http://kumpulanrangkaianelektronik.blogspot.com/2012/04/alarm-sepeda-motor-sensor-magnet.html
  3. http://kumpulanrangkaianelektronik.blogspot.com/2012/03/alarm-circuit-for-motorcycle-using.html
  4. http://kumpulanrangkaianelektronik.blogspot.com/2012/03/fm-radio-controlled-anti-theft-alarm.html
Demikian informasi kali ini untuk mengingatkan anda akan keamanan kendaraan kesayangan anda. Supaya tidak menyesal di kemudian hari. Selamat berkarya!

Wednesday, 23 May 2012

Rangkaian Alarm Sepeda Motor Sederhana

Alarm Motor Sederhana- Setelah saya amati keinginan para pembaca saya mencoba menyimpulkan bahwa kebanyakan pembaca mayoritas menyukai rangkaian yang sederhana semisal Alarm sepeda motor ini yang saya kutip dari dytoshareforum.forumotion.net. Rangkaian Alarm ini sangat sederhana sekali, siapapun pasti bisa memasangnya. Silahkan disimak....
       Alarm berguna untuk menghindari terjadinya pencurian sepeda motor. Berikut ini akan saya tuliskan bagaimana membuat alarm sendiri. Sirine dari alarm keamanan adalah menggunakan klakson yang sudah ada pada motor anda.
Cara kerja dari alarm yang saya buat ini adalah mematikan arus CDI sehingga mesin tidak dapat dihidupkan. Apabila kunci kontak dipaksa berada pada posisi ‘ON’ maka klakson akan berbunyi secara terus menerus walaupun kunci kontak dikembalikan pada posisi ‘OFF’ klakson akan tetap berbunyi. Hal ini pasti akan membuat sang pencuri menjadi panik dan memilih untuk kabur, hahaha...

Alat yang perlu disiapkan:
1. Solder dan timah
2. Gunting
3. Isolasi kabel

Bahan yang perlu disiapkan:
1. Saklar (switch) 3 kaki..........Rp 2.500
2. Relay 4 kaki......................Rp 15.000
3. Soket relay.......................Rp 5.000
4. Kabel 3 meter....................Rp 4.500

Diagram kelistrikan alarm:


Memasang saklar alarm:
Saklar alarm diletakkan pada daerah yang sulit dijangkau yaitu dibawah jok, seperti pada gambar dibawah. Potong kabel negatif CDI yang berwarna hitam bergaris putih, lalu sambungkan ke saklar alarm yang berkaki 3. Perhatikan posisinya!! Kabel dari cdi menuju ke saklar dipasang pada kaki nomer 1 (pinggir) sedangkan kabel dari potongan cdi menuju bodi itu dipasang pada kaki nomer 2 (tengah). Kemudian siapkan kabel panjang pada kaki nomer 3 (pinggir) menuju klakson, biarkan dahulu kita lanjut langkah memasang relay dulu yee..


Memasang relay:
Pasang relay pada soketnya, satukan kaki nomer 86 dengan kabel panjang dari saklar alarm yg tadi telah disiapkan, kemudian sambung ke negatif klakson (kabel klakson berwarna hijau). Sambung kaki nomer 30 dan 85 menjadi satu, lalu disambung ke positif klakson (kabel klakson berwarna oranye). Kaki nomer 87 dipasang ke aki, yaitu kabel merah pada soket berwarna hijau.


Pengetesan:
Selesai merakit rangkaian diatas, ada baiknya kita melakukan pengetesan sistem alarm yang kita buat itu.

Pertama, posisikan saklar alarm berada pada posisi OFF, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya tidak terjadi apa2). Kemudian hidupkan mesin (seharusnya mesin dapat hidup dengan sempurna), lakukan pengetesan pada klakson, teeet teeet teeet (seharusnya klakson dapat berfungsi normal). Jika semua terasa baik kemudian matikan kunci kontak pada posisi OFF.

Kedua, posisikan saklar alarm berada pada posisi ON, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya klakson akan berbunyi). Kemudian coba hidupkan mesin (seharusnya mesin tidak dapat dihidupkan). Langkah terakhir adalah mematikan kunci kontak ke posisi OFF (seharusnya klakson akan tetap berbunyi, berbunyi, dan teruuus berbunyi...)

Langkah terakhir adalah mematikan bunyi klakson alarm yang sanggup membuat telinga bergetar, bergetar dan bergetar... Cabut kunci kontak, buka jok, kemudian matikan alarm dengan memindahkan saklar alarm ke posisi OFF.

Demikian ulasan tentang uraian singkat sistem alarm pada sepeda motor. Semoga bermanfaat gan, Thanks...

http://dytoshareforum.forumotion.net

Tuesday, 24 April 2012

Alarm Sepeda Motor Sensor Magnet

Rangkaian Alarm Sepeda Motor | Pengaman Sepeda Motor ini sangat bermanfaat sekali untuk mengamankan sepeda motor kesayangan anda, orang lain tidak akan bisa mengoperasikannya meskipun kita berikan kunci motornya yang ada hanya alarm yang berbunyi namun motornya tidak bisa dioperasikan baik dengan starter maupun dengan kick starter, sehingga pencuri pun akan kaget dan segera meninggalkan motor anda. Hanya anda sendiri yang bisa mengoperasikannya karena sensor penggeraknya ada pada anda.


Skema Rangkaian Alarm Sepeda Motor

Penyambungan Kabel
A  : Ke Accu
B  : Ke kontak setelah dipotong
C  : Ke Pulser
D  : Ke sistem pengapian CDI, elektrik starter, lampu rem, lampu sign dsb.
E  : Ke massa

CARA KERJA RANGKAIAN :
Rangkaian dibuat sedemikian rupa sehingga saat standby maupun saat dioperasikan betul-betul tidak berpengaruh terhadap kinerja sepeda motor tersebut. Rangkaian akan bekerja saat kontak di ON kan.
Saat kunci kontak di ON kan arus dari accu melalui kunci kontak dan S2 akan langsung ke alarm (AL) yang dikendalikan oleh SCR 2P4M.
Sementara itu secara bersamaan arus juga akan ke titik B dan ke gate SCR melalui resistor 47 K ohm yang akan memicu SCR dan langsung akan menyebabkan SCR tersebut bekerja. Dengan demikian SCR akan ON dan alarm (AL) akan mendapat tenaga dan berbunyi.
Meskipun kontak di OFF kan sirine akan tetap dioperasikan karena SCR mengunci (laching). Bersamaan dengan itu rangkaian relay yang dikendalikan oleh transistor 1 dan 2 belum bekerja, sehingga titik C yang dihubungkan ke pulser sepeda motor tetap akan di hubung singkatkan ke ground melalui S2. (untuk sepeda motor dengan pengapian DC, titik C boleh ditiadakan).
Hal ini memungkinkan sepeda motor tidak akan dapat di start baik dengan elektrik maupun kick starter.
Uraian di atas sangat jelas merupakan langkah pengamanan sepeda motor, alarm (AL) berbunyi sementara motor tidak dapat dioperasikan.
Untuk mengoperasikannya kontak harus di ON kan lagi bersamaan dengan mendekatkan magnet pada reed switch.
Reed switch akan dihubungkan dan melalui resistor 47 K ohm, reed switch dan resistor 1 K ohm akan ke basis transistor 1 dan sekaligus meng ON kan transistor 1, demikian juga transistor 2.
Dengan ON nya transistor 1 dan 2 menyebabkan relay mendapat tenaga, dan kontak-kontak pada relay akan berpindah posisi.
Tegangan yang pada mulanya ke alarm (AL) akan diputuskan sehingga alarm berhenti, bersamaan dengan itu pulser juga diputuskan dari ground.
Hal lain yang terjadi titik D akan dihubungkan dengan tegangan dari accu yang berfungsi mengunci kerja transistor 1 dan 2 dan sekaligus memberikan tegangan pada sistem kelistrikan pada sepeda motor tersebut, misalnya elektrik stater, pengapian CDI dll.

CARA PENGOPERASIAN
Untuk menyalakan sepeda motor tempatkan magnet kecil pada tempat sensor (reed switch) bersamaan dengan meng ON kan kunci kontak.
Sesaat setelah di ON kan akan terdengar alarm berbunyi tetapi hanya sesaat saja, dan sepeda motorpun siap untuk dioperasikan.

PERAKITAN DAN PENEMPATAN RANGKAIAN
Rangkaian harus dirangkai dan dikemas sedemikian rupa sehingga tahan terhadap guyuran air terutama pada saat sepeda motor tersebut dicuci.
Untuk menempatkan rangkaian harus ditempatkan pada tempat yang tidak mudah untuk dibongkar dan sifatnya rahasia terutama tempat sesor (reed switch) sehingga hanya kita yang dapat mengetahui dan mengoperasikan sepeda motor tersebut.

Untuk sepeda motor jenis Mio pengalaman saya Sensor Reed Switch disimpan dibawah injakan kaki. Penutup bawah injakan bisa anda buka untuk menanam sensor didalamnya, sehingga aman dari guyuran air saat motor dicuci. Untuk magnet sebagai penggerak Relay Reed Switch simpan dibawah sendal atau sepatu, sehingga orang lain tdk tahu penggeraknya ada dimana. Pengalaman saya lucu juga ketika orang lain saya suruh starter namun gak bisa bisa padahal ya itu tadi orang lain tidak punya magnet dibawah sendalnya..haha..

Selamat Mencoba, Semoga berhasil!!

Wednesday, 28 March 2012

Alarm Circuit For Motorcycle using CD4001


 Simple Alarm for motorcycle with a CD4001

This is a simple alarm circuit for a check with a 4001. You can use it to protect our home, motorcycle, car or any other application that comes to mind. In this circuit you will make a computer simulation with Livewire and then design the printed circuit Kicad.

Sunday, 25 March 2012

Theft-Preventer-Alarm (Alarm anti maling)

 This circuit utilising a 555 timer IC can be used as an alarm system to prevent the theft of your luggage, burglars breaking into your house etc. The alarms goes ON when a thin wire, usually as thin as a hair is broken.
The circuit is straightforward. It uses a 555 IC wired as an astable multivibrator to produce a tone of frequency of about 1kHz which gives out a shrill noise to scare away the burglar.
The wire used to set off the alarm can be made of a thin copper wire like SWG 36 or higher.
You can even use single strands of copper form a power cable.

FM radio-controlled anti-theft alarm



This FM radio-controlled anti- theft alarm can be used with any vehicle having 6- to 12-volt DC supply system. The mini VHF, FM transmitter is fitted in the vehicle at night when it is parked in the car porch or car par

Friday, 23 March 2012

Rangkaian Alarm Ganda


Skema Rangkaian Alarm Ganda
Dengan rangakaian ini alarm dapat dipicu oleh beberapa kondisi :
1. Banyaknya cahaya pada LDR1 meningkat
2. Ketika LDR2 terhalangi oleh bayangan
3. Ketika switch pada pintu terbuka atau kebel putus
4. Ketika titik point ada yang memegang

Rangkaian Alarm Anti Maling dgn LDR

Skema Rangkaian Alarm dengan LDR
Pengertian rangkaian dan sistem digital erat kaitannya dengan pengertian rangkaian dan sistem pada bidang elektronika. Rangkaian elektronika didefinisikan sebagai kesatuan dari komponen-komponen elektronika baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal (signal processing). Dalam hal ini komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam operasinya tidak memerlukan catu daya dan sifatnya tidak dapat melakukan penguatan terhadap arus atau tegangan listrik, sedangkan

Wednesday, 21 March 2012

Rangkaian Alarm Anti Maling

Anti-theft alarm circuit it produces an audible alarm when fridge is left open for a preset time.Rangkaian This versatile alarm is based on two 555 timer IC's. Both ICS are wired as astable Multivibrators.An LDR is connected in parallel to the timing capacitor
 Alarm LDR  anti maling
Skema Rangkaian Alarm anti maling
C1 of IC 1.When is completely close door there will be no light inside the fridge and offers high resistance LDR R1 keeping fully charged.When door is left open, the lamp inside the fridge will remain glown, LDR will be illuminated, and its falls.This resistance makes
C1 stops charging and starts to discharge (In simple words, this is because at low resistance LDR bye passes much of the current in the parrallel path and capacitor gets less current). Now IC 1 starts oscillating

Tuesday, 20 March 2012

Rangkaian Alarm Mobil

Salah satu jenis alarm yang sudah banyak digunakan saat ini adalah alarm mobil. Rangkaian alarm mobil sangat dibutuhkan tentunya jika anda ingin membuat alarm mobil sendiri. Lihat gambar rangkaian alarm mobil dibawah ini:


Gambar Skema Rangkaian Alarm Mobil Elektronik:




Skema Rangkaian Alarm Mobil


This FM radio-controlled anti- theft alarm can be used with any vehicle having 6- to 12-volt DC supply system. The mini VHF, FM transmitter is fitted in the vehicle at night when it is parked in the car porch or car park.


The receiver unit with CXA1019, a single IC-based FM radio module, which is freely available in the market at reasonable rate, is kept inside. Receiver is tuned to the transmitter's frequency. When the transmitter is on and the signals are being received by FM radio receiver, no hissing noise is available at the output of receiver. Thus transistor T2 (BC548) does not conduct. This results in the relay driver transistor T3 getting its forward base bias via 10k resistor R5 and the relay gets energised.


When an intruder tries to drive the car and takes it a few metres away from the car porch, the radio link between the car (transmitter) and alarm (receiver) is broken. As a result FM radio module gene-rates hissing noise. Hissing AC signals are coupled to relay switching circ- uit via audio transformer. These AC signals are rectified and filtered by diode D1 and capacitor C8, and the resulting positive DC voltage provides a forward bias to transistor T2. Thus transistor T2 conducts, and it pulls the base of relay driver transistor T3 to ground level. The relay thus gets de-activated and the alarm connected via N/C contacts of relay is switched on.


If, by chance, the intruder finds out about the wireless alarm and disconnects the transmitter from battery, still remote alarm remains activated because in the absence of signal, the receiver continues to produce hissing noise at its output. So the burglar alarm is fool-proof and highly reliable.

Thursday, 15 March 2012

Alarm Sepeda motor Anti Maling (IC555)

Skema Rangkaian Anti Maling

 
 Lay Out PCB

Alarm Sepeda motor Anti Maling

Rangkaian Alarm Sepeda motor ini sangat cocok untuk kendaraan anda baik motor maupun mobil juga bisa sehingga maling yang akan membawa motor kemungkinan besar akan berfikir akan keselamatan dirinya dari si empunya motor atau dari orang sekitar yang mendengar alarm. Berikut ini rangkaiannya sangat sederhana sekali.