• Rangkaian Joule Thief
    Luar biasa! 37 buah LED bisa menyala hanya dengan satu buah batu baterai 1.5 volt....
  • Rangkaian Robot Sederhana
    Robot Line Follower mungkin adalah robot yang paling popular untuk dirancang oleh pecinta robotika hal ini dimungkinkan karena kesederhanaannya...
  • Rangkaian Lampu LED Sepeda Motor
    Rangkaian Lampu Led ini sangat cantik untuk sepeda motor anda....
  • Rangkaian Alarm Motor Sensor Magnet
    Rangkaian Alarm Sepeda Motor | Pengaman Sepeda Motor ini sangat bermanfaat sekali untuk mengamankan sepeda motor kesayangan anda, orang lain tidak akan bisa mengoperasikannya...
  • Rangkaian Level Air
    Skema Rangkaian Level Air Rakaian level air adalah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mendeteksi tingkat ketinggian air yang mana pada level tertentu akan menghidupkan pompa air secara otomatis.

Featured Posts Coolbthemes

Monday, 20 June 2016

Rangkaian Sumber Tera LF

Skema Rangkaian- Dengan Multivibrator Monostabil dan dua pembagi-10 dapat dibuat suatu sumber tera LF yang sangat baik. Sebagai referensi digunakanlah frekuensi 50 Hz dari jaringan listrik. Frekuensi ini mempunyai kekonstanan dalam 1/10%. Dengan menggunakan jembatan dioda, frekuensi jaringan 50 Hz diubah menjadi 100 Hz ini mengendalikan multivibrator monostabil (type 74121). Dibelakang monostabil dipasang dua pembagi-10 (type 7490). Keluaran Q dari monostabil menghasilkan tegangan denyut 100 Hz (lebar denyut 1 mdetik). Pembagi-10 pertama menghasilkan tegangan blok tak simetris 20 Hz dan yang simetris 10 Hz. Pembagi-10 kedua menghasilkan tegangan blok tak simetris 2 Hz dan simetris 1 Hz. Semua keluaran boleh dibebani dengan 10 k Ohm. Keterjalan sisi tegangan-tegangan blok ini kira-kira 10ndetik. Untuk tegangan referensi dapat dipakai, misalnya, trafo bel.

Skema Rangkaian Sumber Tera LF

Sunday, 19 June 2016

Rangkaian Generator Tegangan Blok LF


Generator Tegangan Blok LF
Rangkaian Elektronika - Generator terdiri dari 3 Gerbang NAND IC 7400. Gerbang NAND yang keempat (titik-titik sambung 11, 12 dan 13) mengusahakan perbaikan denyut. Keluaran gerbang ini mengendalikan masukan clock flip-flop induk-hamba 7473. Keluaran-Q dari sini merupakan keluaran tegangan blok yang pertama. Dengan sakelar S1 dalam kedudukan a tegangan sampai 100 Hz (bisa diatur dengan potensiometer P1). Kalau sakelar S1 berada dalam kedudukan b pengaturan jangkauan bergerak dari 100 Hz sampai 1 kHz. Dalam kedudukan c dari 1 kHz sampai 100 kHz. Sisi-sisi tegangan blok kira-kira adalah 10 detik. Flip-flop induk hamba kedua, yang mengandung IC 7473, dikopelkan dibelakang yang pertama. Karena itu dikeluaran kedua terdapat setengan frekuensi dari keluaran 1. Bebean keluaran tegangan blok tidak boleh lebih besar daripada 10kOhm. Harga kondensator untuk C1 sukar memperolehnya. Cara terbaik untuk memperoleh hal ini ialah menyusun 3 kondensator yang disambungkan jajar (5uF//2,2uF//1uF). Untuk mencegah gangguan catu, pada terminal-terminal catu IC harus didekopel dengan kondensator 1 uF, nomor-nomor pesan IC berlaku untuk kemasan DIL.

Saturday, 18 June 2016

Membedah isi Booster VHF 2M NB-235R

Booster VHF FM NB-235R
Booster VHF adalah alat untuk memperkuat daya pancar pesawat FM atau 2M hingga berkali lipat dari daya pancar sebelumnya. Biasanya dipakai untuk memperkuat daya pancar HT yang umumnya rata-rata cuma 5 watt setelah ditambah Booster bisa menjadi 20-30 watt bahkan lebih tergantung spek dari boosternya itu sendiri. Nah kali ini saya ingin membedah isi dari salah satu booster VHF yakni Booster VHF NB-235R yang daya pancarnya bisa mencapai 20-30 watt. Berikut penampakan dalamannya:

Booster VHF FM NB-235R
Booster ini menggunakan Final C1946 yang mana keluarannya bisa mencapai 30 Watt dari input 5-8watt. Harga Transistor Final cukup mahal sekitar 250 hingga 300 ribuan yang original. Sehingga harga second dari booster ini bisa mencapai 400 ribuan lebih. Transistor Final ini banyak digunakan juga untuk Booster Pemancar Radio FM

Relay dalam booster ini berfungsi untuk memindahkan posisi saluran antena sehingga ketika HT dalam keadaan memancar maka Antena berfungsi sebagai pemancar dan ketika standby Antena berfungsi sebagai penerima. Dan ketika booster dimatikan saluran antena akan langsung terhubung ke HT dengan daya pancar normal. IC dalam booster berfungsi untuk level display untuk mengetahui kekuatan pancaran. 


Rangkaian Sakelar Digit

Rangkaian Elektronika - Untuk menguji rangkaian IC, seperti misalnya pencacah, sakelar logika 0-1 bisa sangat memudahkan pekerjaan sehingga dibutuhkan Rangkaian Sakelar yang didigitkan.

Rangkaian Sakelar Digit
 
Kelemahan sakelar mekanik adalah bahwa sebelum terjadi kontak yang sempurna sakelar itu membuat kontak berdenyut beberapa kali. Dengan melengkapi suatu sakelar mekanik dengan rangkaian seperti gambar diatas, kelemahan tersebut dapat diatasi.
   Keluaran dari kedua gerbang NAND selalu memberikan perubahan tunggal kalau sakelar S dialihkan kedudukannya. Gemuruh kontak dari S sama sekali sudah tidak berpengaruh lagi. Tambahan pula bahwa rangkaian ini memiliki keuntungan bahwa keluarkan ditegaskan dalam logika 0 dan 1.

Friday, 17 June 2016

Rangkaian Kunci Kode Elektronik

Bila sebelumnya saya telah mengemukakan Kunci Pintu Elektronik dengan IC LM4017, sekarang ada alternatif lain dengan menggunakan IC 74118N.
Jantung Rangkaian Kunci Kode Elektronik ini adalah IC 74118 dengan 6 flip-flop set/reset. Flip-flop pertama dapat diset dengan tombol D, setelah itu baru yang kedua dapat diset dengan tombol C, demikian seterusnya. Jika flip-flop terakhir sudah diset, kunci lalu membuka. Kalau ada tombol salah yang ditekan, maka semua flip=flop yang sudah diset, kembali menjadi reset.

Skema Rangkaian Kunci Kode Elektronik

Kunci untuk grendel ini adalah D-C-B-A-E-F. Tentu saja tombol-tombol ini dapat diberi tanda dengan huruf-huruf lain, akan lebih baik apabila membentuk suatu kata. Dengan menempatkan tombol-tombol lebih banyak lagi sejajar dengan tombol G sebagai tombol reset, jumlah kombinasi yang mungkin menjadi lebih besar. Tombol tekan G dan tombol tambahan yang disambungkan sejajar bertindak sebagai tombol reset.

Diagram Rangkaian IC 4017

Ada penggemar blog ini yang menginginkan diagram IC 4017 untuk merangkai kunci pintu elektronik yang telah saya bikin. Sehingga saya harus membahas IC ini demi keinginan para penggemar elektronika yang sampai saat ini terus bertambah dan tak hentinya pertanyaan pertanyaan yang terus menerus saya terima.
IC 4017 adalah IC Dekade Counter / Pembagi. IC ini sering digunakan dalam rangkaian Running LED. Dalam IC ini terdapat Rangkaian Counter dan Rangkaian Decoder yang dapat menunjukkan output pin tunggal untuk setiap hitungan 0-9. Dan juga digunakan untuk membangun segala macam Timer, sequencer LED dan pengendali sirkuit. Berikut ini adalah gambar blok diagram IC-4017.


  1. Pin 16 adalah catu daya positif dan pin 8 adalah tanah a. Kisaran power supply dari 3 volt sampai 16 volt dan maksimum tegangan listrik di pin 1 tidak harus jauh dari 18 volt . 
  2. Pin 13 adalah pin untuk kontrol jam . Ketika  logika adalah " 0 ", maka jam diaktifkan dan hitungan maju dimulai, satu hitungan untuk setiap pulsa clock . Ketika logika bernilai " 1 " , maka input jam adalah berhenti , dan meja tidak apa-apa bahkan ketika pulsa clock tiba . 
  3. Pin 14 adalah clock pemicu satu hitungan . Jam pulsa harus " bersih " . Jika mereka " berisik " ​​counter dapat maju dua kali atau lebih selama setiap pulsa clock . 
  4. Pin 15 adalah pin reset . Biasanya , itu adalah " 0 " . Ketika membuat " 1 " , counter reset ke " 0 " . 
  5. Pins 1-7 dan 9-11 adalah pin output didekode . Jumlah pin yang aktif menjadi tinggi dan yang lain tetap rendah . 
  6. Pin 12 adalah pembawa output, untuk masukan clock counter tambahan atau sirkuit eksternal bahwa jumlah selesai.

Gambar Gelombang IC 4017

Tabel Kebenaran IC 4017
Demikian yang bisa saya sampaikan untuk para pecinta elektronika khususnya pelanggan blog ini yang dengan setia berkunjung setiap saat menantikan postingan postingan berikutnya. Terimakasih, selamat berkreasi!

Rangkaian Lampu Lalu Lintas

Lampu Lalu Lintas Otomatis merupakan tambahan yang baik bagi para penggemar lampu persilangan lalu lintas dan kereta api. Instalasi ini juga merupakan alat bantu dalam pelajaran lalu lintas di sekolah-sekolah. Lampu lampu lalu lintas ini dipasang dalam semacam blok unit A seperti pada gambar berikut ini:

Rangkaian Lampu Lalu Lintas

Blok Diagram Lampu Lalu Lintas

Blok-blok ini dapat langsung disambungkan secara berturut-turut (gambar 4). Sehingga disain ini dapat dipakai di setiap persilangan. Untuk simpang tiga diperlukan 3 blok A yang harus disambung deret (P, Q dan R) dan blok terakhir disambungkan kembali dengan blok pertama (gambar 2 dan 4). Pada simpang-empat biasa (gambar 3) harus menggunakan 2 blok (P dan Q) yang seluruh lampunya harus dibuat rangkap dua. Lampu-lampu ini dapat dihidupkan dengan memasukkan tegangan umpan (+5V). Maka semua lampu merah akan menyala. Kalau tombol S ditekan lampu lalulintas pertama akan menyala dan selanjutnya secara berturut hijau, kuning dan merah lagi. Pada saat ini kembali semua lampu adalah merah (apa yang disebut tahap semua merah). Sebentar kemudian lampu lalu lintas berikutnya distart secara otomatis. Tahap ini berlangsung dengan cara yang sama seperti sebelumnya dan terjadilah lagi tahap-tahap merah, demikian seterusnya.
   Lamanya merah, kuning dan hijau untuk setiap lampu lalu lintas dapat disetel tersendiri antara 1 dan 40 detik dengan R dan C pada IC. Harga maksimum untuk R dan C masing-masing adalah 40k ohm dan 1000uF. 
   Kalau kita ingin membuat dengan lampu-lampu besar (220V), maka lampu-lampu yang kecil itu harus diganti dengan relay. Juga ada kemungkinan tetap menggunakan lampu-lampu kecil itu yang digabungkan dengan LDR agar dengan cara ini bisa mengendalikan Triac. Dengan demikian rangkain ini terpisah sama sekali dari tegangan bolak balik 220 V. 

Demikian Rangkaian Lampu Lalu Lintas ini dikutip dari media elex semoga bisa bermanfaat untuk anda pecinta elektronika. Terimakasih, Selamat berkreasi!

Thursday, 16 June 2016

Rangkaian Otomatis Genset dengan Kontaktor


Pada postingan sebelumnya saya telah membahas tentang cara membuat sakelar otomatis genset Alat ini bisa disebut sebagai ATS (Automatic Transfer Switch) karena fungsinya yaitu untuk memindahkan saluran listrik secara otomatis. Alat ini ini berguna untuk mengalihkan aliran listrik yang asalnya dari genset berpindah secara otomatis ke Saluran PLN dan secara otomatis pula mematikan genset ketika PLN sudah kembali menyala sehingga tidak terjadi pemborosan bahan bakar dikarenakan tidak mengetahui PLN sudah kembali menyala. Alat sebelumnya masih menggunakan Relay Omron sebagai sakelarnya dan bisa bekerja dengan baik pada listrik yang berdaya 450-1200 watt. Ketika dipasang pada listrik yang berdaya 2200 watt relaynya agak panas tapi masih bisa berjalan normal. Namun ketika dipasang pada listrik yang berdaya 3500 watt relay langsung panas dan tidak lama langsung rusak karena lidah sakelarnya tidak cukup kuat dialiri arus yang cukup besar. Oleh karena itu diperlukan relay yang lebih besar yakni dengan menggunakan kontaktor. Dan Alhamdulillah saya telah berhasil merangkainya tanpa ada tambahan relay lagi. Semua kontak yang ada pada kontaktor bisa digunakan. Untuk mengetahui lebih jelasnya langsung aja ke sumbernya Merangkai Otomatis Genset dengan Kontaktor

Monday, 23 November 2015

Pemancar FM tanpa Lilitan | koil

Pemancar FM umumnya pada rangkaiannya menggunakan lilitan sebagai pembangkit frekuensi. Nah, kali ini ada Rangkaian Pemancar FM tanpa Lilitan atau coil. Berikut Rangkaiannya:

Pemancar FM tanpa koil
Pemancar FM tanpa koil
Untuk pembangkit frekuensi rangkaian ini menggunakan ic digital inverter CD4069 dan sebagai pengendalinya menggunakan kristal.

Daftar Komponen:

Resistors ¼ W +-5%
R1_____________6.8K
R2_____________10K
R3_____________1K
R4_____________1M
R5_____________100K
R6_____________1.5M
Capacitors
C1, C3__________0.1uF 50V Polyester capacitors
C2_____________10uF 25V Electrolytic capacitors
C4_____________100pF 50V Polyester capacitors
C5_____________100uF 16V Electrolytic capacitors
C6_____________22pF 50V polyester capacitors
C7_____________0.001 uF 50V polyester capacitors
Semiconductors
IC1____________CD4069
D1____________ Varicap diode
Others
Condenser Micro phone
Ceramic crystal filter 10.7 MH

Cara Kerja Rangkaian:
Rangkaian osilator RF yang menggunakan inverter IC1 / 2 dan kristal keramik filter 10,7 MHz menggunakan drive IC1 / 4 - IC1 / 6 oleh IC1 melalui / 3 . Ketika inverter dalam bentuk paralel impedansi ini rendah sehingga inverter dapat mendorong langsung ke antena . Ketika output dari IC1 / 4 - IC1 / 6 adalah gelombang persegi yang memiliki lebih banyak internal yang harmonis . Harmonik nomor 9 frekuensi 10,7 MHz ( 96,3 MHz ) akan berlangsung di pusat band FM . IC1 / 1 adalah penguat audio yang sinyal dari telepon mikro akan diperkuat dan akan mengirim ke varicap dioda . Sinyal ini menyebabkan kapasitansi dari dioda varicap berubah dan membuat perubahan juga frekuensi osilator . Jadi yang terjadi adalah frekuensi modulasi .