Showing posts with label Aneka Rangkaian Sederhana. Show all posts
Showing posts with label Aneka Rangkaian Sederhana. Show all posts

Thursday, 19 December 2013

Skema Rangkaian Lampu LED dengan Arus AC tanpa penyearah

Pada postingan sebelumnya saya telah memberikan Skema Rangkaian Lampu Led dengan arus AC, kini saya berikan kembali dengan rangkaian yang lebih sederhana lagi. Rangkaian ini tanpa memakai penyearah sama sekali hanya memakai pembatas arus yakni resistor dan sebuah kapasitor, namun bisa bekerja dengan normal bahkan sangat populer dikalangan pecinta elektronika. Selain harganya murah dan berumur panjang, lampu Led hanya butuh tegangan yang kecil. Banyak sekali anak muda yang tertarik dengan rangkaian ini dan mencoba merangkainya. Rangkaian ini menggunakan 24 Led atau sekitar 15 Watt dengan pasokan Listrik sekitar 220 Volt. Rangkaian ini cukup kebal terhadap lonjakan tegangan sehingga cukup aman ketika ada perubahan tegangan. Berikut ini adalah skemanya:



Untuk merangkainya anda bisa meniru seperti yang diulas oleh Blog Ilmu Komputer di http://klikbebas.blogspot.com/2010/03/lampu-hemat-energi.html yang begitu detil dan gamblang sehingga semua orang pasti bisa merangkainya. Untuk Led pakailah yang warna putih Super Bright agar cahayanya lebih terang. Rangkaian lampu led ini bisa dibuat untuk penerangan ruangan, lampu baca, lampu penunjuk dan penggunaan penerangan lainnya. Biayanya lebih murah dibanding anda membeli Lampu Led yang sudah jadi yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Selamat berkarya!

Thursday, 12 December 2013

Rangkaian Lampu Taman Otomatis dengan LDR

Skema rangkaian lampu taman otomatis banyak sekali modelnya, sumber tenaga untuk rangkaiannya ada yang DC saja, ada yang AC dan DC dan adapula yang cukup dari sumber AC saja. Saya bahas ini karena ada teman yang mengatakan bahwa lampu taman yang menggunakan sumber daya DC apalagi yang menggunakan batu baterai sangatlah tidak efisien. Karena kalau batu baterai habis rangkaian tidak akan bekerja lagi secara normal alias berhenti bekerja karena sumber daya habis. Kalau ingin bekerja lagi maka kita harus membeli baterai yang baru sehingga menambah pekerjaan. Nah kali ini saya akan membahas mengenai Lampu Taman Otomatis dengan LDR menggunakan FIR 3D dan sumber dayanya hanya dari AC saja tanpa ada bantuan baterai. Rangkaian ini cukup populer dan bekerja sangat baik.


Rangkaian ini banyak yang ngebahas karena begitu simpelnya dan biayanya yang cukup murah dan komponennya mudah didapatkan. Saya kira alat ini sangat bermanfaat untuk dipakai atau diterapkan di rumah anda. Dan rangkaian ini bisa menghemat listrik di rumah anda karena suatu saat anda kemungkinan lupa mematikan lampu taman pada siang hari atau karena anda meninggalkan rumah dalam waktu lama. Tentunya alat ini sangat membantu sekali dalam penghematan juga pekerjaan anda. Selamat berkreasi.

Sunday, 8 December 2013

Rangkaian Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya bag.2

Setelah sebelumnya saya posting mengenai Rangkaian Lampu Taman Otomatis Solar Panel, yang begitu sederhana. Kali ini saya ingin menambahkan rangkaian yang sama dengan type transistor yang berbeda. Dan sekaligus rangkaian ini sebagai penyempurnaan dari rangkaian sebelumnya. Kekurangan dari rangkaian sebelumnya adalah pemakaian resistor yang menuju basis nilai tahanannya terlalu besar sehingga tidak cukup kuat untuk transistor bekerja. Sehingga ada sobat Facebook yang menemui kegagalan. 

Kali ini saya menambahkan rangkaian Lampu Taman dari sumber lain dengan Transistor jenis NPN dan komponennya mudah didapat di pasaran seperti Transistor BC 547. Harganyapun cukup murah cuma Rp. 500/buah. Rangkaian Lampu Taman Otomatis ini mudah sekali merangkainya karena hanya beberapa komponen saja. Rangkaian ini cukup populer dan sangat hemat energi karena menggunakan solar cell dan bisa mengisi baterai. 

http://talkingelectronics.com
Ada 3 pilihan rangkaian yang bisa anda coba, yang pertama dengan transistor jenis NPN BC547 dengan menggunakan 5 lampu LED Baterai 4.5volt. Rangkaian yang kedua  yaitu dengan menggunakan transistor jenis PNP BC557 dengan 5 lampu LED, dan rangkaian yang ketiga adalah rangkaian yang sama persis dengan rangkaian yang pertama namun dengan jumlah Lampu yang lebih banyak yakni 15 Led dengan demikian membutuhkan tenaga yang lebih besar lagi pada baterainya. Untuk rangkaian yang ketiga ini harus menggunakan baterai 12volt. Solar panelpun harus ditambah agar bisa mengisi baterai yang sesuai yakni sekitar 12volt pula. 

Untuk Baterai 4.5 Volt bisa anda ganti dengan baterai HP bekas yang 3.7 volt daripada membeli baterai charger lain yang harganya lebih mahal. Untuk LED digunakan yang warna putih terang sehingga nyalanya lebih terang. Selamat mencoba!


Saturday, 7 December 2013

Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya

Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya. Lampu Taman ini rangkaiannya cukup sederhana namun bisa bekerja dengan baik dan otomatis. Ketika hari menjadi gelap maka lampu akan otomatis menyala dan ketika hari menjadi siang atau terang maka lampu akan secara otomatis mati (tidak bersinar). Yang menjadi sensor pada rangkaian ini adalah Solar Panel (Surya Cell).

Daftar Komponen:
R1............... 56 ohm
R2................47k
L1-L8...........Led
D1................Diaoda IN4001 atau IN4148
Q1................2N3906 atau Jenis PNP lainnya
Solar Panel (Surya Cell)........ 5.5v/200mA
Baterai............3.7v Nimh (bisa memanfaatkan baterai HP bekas)

Cara Kerja Rangkaian:
Ketika solar panel mendapatkan cahaya matahari maka outputnya akan menghasilkan tegangan. Tegangan yang dihasilkan akan menuju basis dari transistor Q1 melalui R2 sehingga aliran arus menuju LED akan berhenti sehingga LED tidak menyala sementara itu baterai 3.7V akan terisi. Ketika hari menjadi gelap maka solar panel tidak mendapatkan cahaya lagi sehingga tidak menghasilkan tegangan, sehingga tegangan pada basis Q1 tidak ada yang mengakibatkan arus yang menuju LED kembali mengalir dan LED pun menyala.

Rangkaian Lampu Taman Otomatis tenaga surya ini sangat mengesankan dan menyenangkan karena bekerja secara otomatis tanpa harus menyalakan dan menghidupkannya, biayanya murah, hemat energi lagi. Selamat berkarya!

Thursday, 24 October 2013

Skema Rangkaian Radio Sederhana 1 Transistor

Menanggapi para penanya di forum facebook yang terus mengalir sebagai tanda begitu antusiasnya para penggemar elektronika di tanah air dan saya sangat gembira karena blog kumpulan rangkaian elektronik ini mempunyai banyak penggemar terutama dari tanah air tercinta Indonesia. Kali ini saya akan menjawab pertanyaan sahabat facebook mengenai Rangkaian Radio Sederhana. Banyak yang membahas mengenai radio penerima sederhana ini, namun tentunya sobat semua menginginkan rangkaian yang bukan hanya sederhana namun memiliki kualitas dan juga komponen yang mudah didapatkan dan mudah dibuat. Rangkaian Penerima Radio Sederhana dibawah ini adalah hasil seleksi saya yang saya ambil dari blog skema elektronik terkenal circuitstoday.


Rangkaian ini hanya membutuhkan baterai 3Volt atau 2 buah baterai kecil. Sebagai penguat suara transistor Q1 cukup untuk mendengarkan siaran radio dengan menggunakan headphone.

Cara kerja rangkaian:
C6 dan L1 membentuk rangkaian tangki yang mengambil sinyal dari D1. Kapasitor C2 dan resistor R1 melakukan deteksi menjemput sinyal. Sinyal yang terdeteksi digabungkan ke dasar Q1 melalui Q1 dan C3. Kapasitor memberikan amplifikasi yang diperlukan untuk sinyal. Resistor R2 digunakan untuk bias Q1. R3 membatasi arus kolektor output audio Q1. Output akan tersedia pada kolektor Q1 dan dapat didengar dengan menggunakan headphone. Rangkaian akan bekerja maksimal di tempat-tempat di mana ada kekuatan sinyal radio yang wajar.

Catatan.
  • Rangkaian dirakit pada PCB.
  • Rangkaian dapat diaktifkan dari baterai 3V.
  • Antena penerima dari kawat panjang 1 M.
  • Headphone harus impedansi tinggi (2 sampai 3K).
  • Jika dioda AA121 tidak tersedia, anda dapat menggunakan AA112, AA116 atau 1N34.
  • Induktor L1 harus 0.35mH dan satu tap tengah,  L1 dibuat dari kumparan dengan kawat email ukuran 28SWG sebanyak 77 lilitan dengan diameter penampang 1cm. Penampang bisa dari pipa plastik bekas atau pipa PVC.
  • Radio dapat disetel dengan menyesuaikan kapasitor C6 variabel.

Sunday, 13 October 2013

Skema Rangkaian Lampu Kunang-kunang

Kunang-kunang adalah sejenis binatang serangga yang di ekornya bisa mengeluarkan cahaya. Cahayanya bisa terlihat jelas pada malam hari. Cahaya yang dikeluarkan warnanya ada yang merah, kuning dan hijau. Kebanyakan yang kita lihat adalah warna hijau terang. Untuk melihat kunang-kunang sekarang sudah mulai sulit karena habitatnya sudah mulai rusak. Untuk mengobati kerinduan akan kehadiran kunang-kunang, kali ini saya akan memberikan skema Rangkaian Lampu kunang-kunang untuk anda. Rangkaian ini cukup sederhana sehingga cocok sekali untuk anda yang masih pemula dalam elektronika. Rangkaian ini menggunakan cahaya LED sebagai cahaya yang menyerupai kunang-kunang.
Skema Rangkaian Kunang-kunang
Gambar rangkaian kunang-kunang
Daftar Komponen:

U1 = NE 555 Timer IC
R1 = 10K,
R2 = 2M,
R3 = Potensiometer, 1M
C1 = 10uF, 25V,
D1 = Dioda, BAS16, atau IN4148,
D2 = LED, hijau warna cerah
Baterai Standard 9 Volt

Rangkaian kunang kunang ini bisa anda tempatkan di dinding kamar sebagai hiasan. Bisa anda tempatkan sedemikian rupa pada wadah yang kecil atau kotak sehingga yang terlihat nanti adalah lampu LED nya. Selamat berkreasi!

Thursday, 22 August 2013

Pengaman Sepeda Motor Sederhana dengan Sensor Sentuh

Sepeda Motor adalah alat transportasi yang paling banyak digunakan dan paling rawan untuk dicuri apalagi tanpa pengaman sama sekali. Ada sahabat Facebook yang menanyakan bagaimana cara membuat Alarm Sepeda motor? Saya sebenarnya sudah memposting Alarm Sepeda Motor pada postingan sebelumnya. Rangkaian atau alat yang saya bahas kali ini sebenarnya bukan Alarm tapi Alat Pengaman Sepeda Motor Sederhana, meskipun sederhana namun cukup efektif untuk digunakan dan bisa anda coba pada sepeda motor kesayangan anda. Alat ini saya kutip dari rekan sesama blogger Sulhan Setiawan yang kepiawaiannya dalam bidang elektronika cukup mumpuni.
Dibawah ini adalah skema rangkaiannya:


Alat Pengaman Sepeda Motor ini menurut saya sangat unik, murah dan mudah untuk dirangkai. Biayanya tidak akan lebih dari 15 ribu rupiah. Alat ini dibangun dengan 2 transistor. Q1 sebagai driver relay dan Q2 sebagai penguat sensor. Ketika Sensor disentuh maka Relay akan bekerja dan motorpun bisa dihidupkan. Relay akan tetap bekerja terus sampai motor dimatikan kembali. Untuk mengetahui secara detil mengenai cara kerja dan pemasangannya silahkan kunjungi sumbernya http://www.sulhansetiawan.com/id/pengaman-sepeda-motor-dg-sensor-sentuh

Saturday, 17 August 2013

Alat Pijat Elektronik sederhana

Menjawab permintaan Sahabat Facebook yang menginginkan Skema Rangkaian Alat Pijat Elektrik, saya telah menemukan skemanya yang cukup sederhana yang saya ambil sumbernya dari 8085projects Sebenarnya cukup banyak yang membahas tentang alat pijat elektrik ini yang lebih bagus lagi namun untuk percobaan anda bisa mencobanya dengan rangkaian alat pijat elektrik sederhana ini. Meskipun sederhana namun cukup efektif untuk digunakan.
  

Rangkaian ini dasarnya adalah Multivibrator yang dibangun oleh VT1 dan VT2 yang menghasilkan frekuensi rendah, frekuensi osilasinya sekitar 2-3Hz, untuk memperkuat sinyal maka dibantu dengan transistor penguat VT3 dan VT4 dan kemudian outputnya di transfer ke Transformator untuk menghasilkan tegangan yang lebih tinggi lagi sekitar 100-180V. Tegangan tinggi inilah yang bekerja pada titik-titik meridian tubuh yang berfungsi seperti akupunktur jarum, inflasi, linen dan efek. Potensiometer berguna untuk menyesuaikan output pulsa yang berfungsi untuk kebutuhan yang berbeda. Dalam penggunaannya diharapkan untuk berhati hati karena outputnya menghasilkan tegangan yang cukup tinggi. Skema rangkaian alat pijat elektronik ini cukup dengan baterai 3volt saja.

Transistor yang digunakan menggunakan transistor Jenis PNP anda bisa mencobanya dengan transistor BC557 dan Trafonya bisa anda coba Trafo yang sudah jadi misalnya Trafo OT240. Selamat mencoba!

Monday, 22 July 2013

Skema rangkaian Lampu Darurat mini 9013

Ini adalah rangkaian Lampu Darurat mini (sederhana) yang berfungsi untuk memberikan pencahayaan ketika lampu listrik padam. Lampu darurat ini dapat digunakan untuk misalnya pintu keluar, koridor, atau di gang. Namun rangkaian ini tidak cocok untuk aplikasi praktis karena ukuran kecil dan durasinya yang pendek. Rangkaian tidak menggunakan transformator sehingga kelihatannya begitu simpel dan biaya yang cukup murah.


Daftar Komponen:
Q1,Q2,Q3_________CS9013 or BC337 or 9014 NPN transistors 0.8A 100V
D1______________ 1N4004______1A__400V Diode or 1N4007(1000V)
D2_______________1N4148______75V 150mA Diodes
C1_______________47uF 50V____Electronlytic capacitors
R1_______________220K_____1/2W___resistors
R2_______________33K______1W___resistors
R3_______________10K______1/2W___resistors
R4_______________1K_______1/2W___resistors
R5______________15K_______1/2W___resistors
Lamp 2.4V 5W

  
Cara kerjanya:
Ketika listrik mati maka daya / tegangan dari listrik menjadi hilang, sehingga rangkaian mini yang dibangun dengan tegangan 3Volt ini akan bekerja dan menghidupkan lampu L1. R2, D1, R3 dan C1 dihubungkan sebagai catu daya DC sekitar 4.5V. D1-dioda digunakan sebagai penyearah untuk mengkonversi dari AC ke DC. Dan C1-kapasitor digunakan untuk kelancaran sinyal berfluktuasi (DCV sebagai pulsa).
Dalam kondisi normal, aliran arus melalui R4 untuk membatasi arus untuk Q1, dan kemudian akan menjadi transistor NPN sebagai switch yang mengontrol arus, dari R5 ke CE pin Q1 ke ground. Sebab itu tidak ada arus ke basis Q2, Q3 sehingga Lampu L1 mati. Ketika listrik mati maka Q1 mematikan, arus dapat mengalir melalui basis Q2, Q3 maka lampu akan menyala.

Untuk tegangan 3 Volt, teman teman bisa menggunakan NiCad Baterai atau baterai NiMH ukuran 1.2V x 2. Ini akan memberikan cahaya yang cukup. Ketika listrik mati maka sistem akan bekerja sehingga lampu akan menyala. Penggunaan SW1 untuk menghidupkan atau mematikan sirkuit ini.

Teman teman bisa membangun proyek ini pada Universal Board PCB karena beberapa komponen. Tapi kita harus hati-hati dengan tegangan AC. Sebaiknya ditempatkan pada kotak isolator.

Sumber Artikel: http://www.eleccircuit.com

Friday, 29 June 2012

Rangkaian Pendeteksi kadar Air dalam Pot Tanaman

Rangkaian Tester kadar air pot tanaman ini sangat berguna sekali bagi yang suka menanam tanaman dalam pot apakah masih cukup kadar airnya atau kurang. Sehingga anda tidak usah kotor kotoran untuk mengetahui kadar air dalam pot. Rangkaian ini sangat sederhana sekali karena hanya membutuhkan beberapa komponen saja. Untuk Probe gunakan bahan logam seperti paku atau kawat.
Cara kerja dan pengetesan:
Untuk mencobanya anda siapkan pot yang berisi tanah kemudian berilah air secukupnya kemudian masukkan/tusukkan kedalam tanah di pot dan setel Potensiometer sampai menyala. Kemudian cobakan probe dimasukan ke tanah yang masih kering atau kadar airnya rendah, lampu Led seharusnya tidak menyala. Anda perlu menyesuaikan potensiometer 47k untuk mengatur tingkat di mana LED akan menyala.

Wednesday, 23 May 2012

Rangkaian Alarm Sepeda Motor Sederhana

Alarm Motor Sederhana- Setelah saya amati keinginan para pembaca saya mencoba menyimpulkan bahwa kebanyakan pembaca mayoritas menyukai rangkaian yang sederhana semisal Alarm sepeda motor ini yang saya kutip dari dytoshareforum.forumotion.net. Rangkaian Alarm ini sangat sederhana sekali, siapapun pasti bisa memasangnya. Silahkan disimak....
       Alarm berguna untuk menghindari terjadinya pencurian sepeda motor. Berikut ini akan saya tuliskan bagaimana membuat alarm sendiri. Sirine dari alarm keamanan adalah menggunakan klakson yang sudah ada pada motor anda.
Cara kerja dari alarm yang saya buat ini adalah mematikan arus CDI sehingga mesin tidak dapat dihidupkan. Apabila kunci kontak dipaksa berada pada posisi ‘ON’ maka klakson akan berbunyi secara terus menerus walaupun kunci kontak dikembalikan pada posisi ‘OFF’ klakson akan tetap berbunyi. Hal ini pasti akan membuat sang pencuri menjadi panik dan memilih untuk kabur, hahaha...

Alat yang perlu disiapkan:
1. Solder dan timah
2. Gunting
3. Isolasi kabel

Bahan yang perlu disiapkan:
1. Saklar (switch) 3 kaki..........Rp 2.500
2. Relay 4 kaki......................Rp 15.000
3. Soket relay.......................Rp 5.000
4. Kabel 3 meter....................Rp 4.500

Diagram kelistrikan alarm:


Memasang saklar alarm:
Saklar alarm diletakkan pada daerah yang sulit dijangkau yaitu dibawah jok, seperti pada gambar dibawah. Potong kabel negatif CDI yang berwarna hitam bergaris putih, lalu sambungkan ke saklar alarm yang berkaki 3. Perhatikan posisinya!! Kabel dari cdi menuju ke saklar dipasang pada kaki nomer 1 (pinggir) sedangkan kabel dari potongan cdi menuju bodi itu dipasang pada kaki nomer 2 (tengah). Kemudian siapkan kabel panjang pada kaki nomer 3 (pinggir) menuju klakson, biarkan dahulu kita lanjut langkah memasang relay dulu yee..


Memasang relay:
Pasang relay pada soketnya, satukan kaki nomer 86 dengan kabel panjang dari saklar alarm yg tadi telah disiapkan, kemudian sambung ke negatif klakson (kabel klakson berwarna hijau). Sambung kaki nomer 30 dan 85 menjadi satu, lalu disambung ke positif klakson (kabel klakson berwarna oranye). Kaki nomer 87 dipasang ke aki, yaitu kabel merah pada soket berwarna hijau.


Pengetesan:
Selesai merakit rangkaian diatas, ada baiknya kita melakukan pengetesan sistem alarm yang kita buat itu.

Pertama, posisikan saklar alarm berada pada posisi OFF, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya tidak terjadi apa2). Kemudian hidupkan mesin (seharusnya mesin dapat hidup dengan sempurna), lakukan pengetesan pada klakson, teeet teeet teeet (seharusnya klakson dapat berfungsi normal). Jika semua terasa baik kemudian matikan kunci kontak pada posisi OFF.

Kedua, posisikan saklar alarm berada pada posisi ON, kemudian nyalakan kunci kontak pada posisi ON (seharusnya klakson akan berbunyi). Kemudian coba hidupkan mesin (seharusnya mesin tidak dapat dihidupkan). Langkah terakhir adalah mematikan kunci kontak ke posisi OFF (seharusnya klakson akan tetap berbunyi, berbunyi, dan teruuus berbunyi...)

Langkah terakhir adalah mematikan bunyi klakson alarm yang sanggup membuat telinga bergetar, bergetar dan bergetar... Cabut kunci kontak, buka jok, kemudian matikan alarm dengan memindahkan saklar alarm ke posisi OFF.

Demikian ulasan tentang uraian singkat sistem alarm pada sepeda motor. Semoga bermanfaat gan, Thanks...

http://dytoshareforum.forumotion.net

Sunday, 25 March 2012

Theft-Preventer-Alarm (Alarm anti maling)

 This circuit utilising a 555 timer IC can be used as an alarm system to prevent the theft of your luggage, burglars breaking into your house etc. The alarms goes ON when a thin wire, usually as thin as a hair is broken.
The circuit is straightforward. It uses a 555 IC wired as an astable multivibrator to produce a tone of frequency of about 1kHz which gives out a shrill noise to scare away the burglar.
The wire used to set off the alarm can be made of a thin copper wire like SWG 36 or higher.
You can even use single strands of copper form a power cable.

Friday, 23 March 2012

Rain Detector Circuit (Detektor Hujan)

Skema Rangkaian Detektor Hujan
Rangkaian ini sangat berguna untuk memberitahu kita bahwa hujan akan segera terjadi. Apalagi saat kita sedang menjemur pakaian. cara kerjanya cukup sederhana saat kita sedang nonton TV atau bahkan tertidur jika ada hujan turun maka secara otomatis rangkaian akan membunyikan alarm sehingga kita dapat segera memasukkan jemuran ke dalam rumah (asal kita terbangun saat mendengarnya.....).

Prinsip kerja rangkaian cukup sederhana. supaya lebih memahami prinsip kejanya coba lihat gambar rangkaian berikut.



Rangkaian Alarm Anti Maling dgn LDR

Skema Rangkaian Alarm dengan LDR
Pengertian rangkaian dan sistem digital erat kaitannya dengan pengertian rangkaian dan sistem pada bidang elektronika. Rangkaian elektronika didefinisikan sebagai kesatuan dari komponen-komponen elektronika baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal (signal processing). Dalam hal ini komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam operasinya tidak memerlukan catu daya dan sifatnya tidak dapat melakukan penguatan terhadap arus atau tegangan listrik, sedangkan

Wednesday, 21 March 2012

Rangkaian Sekring|Fuse Otomatis

Simple electronic fuse
Skema Rangkaian Sekring|Fuse Otomatis
To restrict / security, electric current is usually used fuse/sekring or patron is dissolved when going short (konslet) will drop out and must be replaced with a new one. Then, in order not to drop out of each new change means that more money out to buy, then there fuse/sekring automatically work with the reset button. So there are problems with each short, fuse/sekring will automatic decided flow then to return it does not need to buy a new (if not broken) just press the reset the equipment will live again.

This is one of the simplest electronic

Rangkaian Pendeteksi Air Hujan sederhana

circuit of rain detector uses a sensor made of a small piece of etched PC board and a simple SCR circuit to detect rain and sound a buzzer. The SCR could also be used to activate a relay, turn on a lamp, or send a signal to a security system.
rain detector circuitCircuit of rain detector

Rangkaian Pembangkit Melody|Musik Mainan

Circuit of musik|melody generator you can make using an IC.The UM66 series are CMOS IC’s designed for using in calling bell, phone and toys. It has a built in ROM programmed for playing music. The device has very low power consumption.Thanks for the CMOS technology.The melody will be available at pin3 of UM66 and here it is amplified by using transistor Q1 dan Q2 to drive the speaker.

 Pembangkit Melody MainanSkema Rangkaian Pembangkit Melody Mainan

Rangkaian Konverter 12 Volt ke 5 Volt

Konverter 12 Volt to 5  volt
Skema Rangkaian Konverter 12 Volt ke 5 Volt

Saturday, 17 March 2012

Lampu Lilin Elektronik

Meski sangat sederhana, lampu lilin elektronik ini sangat unik.

Karena lampu lilin ini dapat dipergunakan sebagai pengganti lilin biasa ketika sedang berulang tahun.
Sangat cocok bagi muda-mudi ataupun pasangan yang menginginkan kejutan dan suasana romantis bagi pasangannya.

Friday, 16 March 2012

Automatic Lamp Circuit

This series will work as the lighting will automatically turn on when the voltage net PLN off. If the net voltage on the series will off automatically.
Emergency Light chain scheme can be viewed directly on the image above