Showing posts with label Sensor. Show all posts
Showing posts with label Sensor. Show all posts

Sunday, 2 February 2014

Rangkaian Sensor Jarak Magnetik

Berikut ini adalah Rangkaian Sensor Kedekatan Magnetik yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Sirkuit ini di dasari oleh sensor kedekatan reed switch. Reed switch akan akan bekerja ketika medan magnet mendekatinya sehingga sakelar pada reed switch akan tertutup sehingga rangkaian akan bekerja. Output dari reed switch dilanjutkan ke rangkaian multivibrator monostable NE555 dan rangkaian toggle flip flop CD4013 sebagai rangkaian akhir.

rangkaian magnetic proximity sensors  Skema rangkaian magnetic proximity sensors
magnetic reed switch magnetic reed switch sensor

Cara Kerja Rangkaian:
Ketika sensor magnet Reed switch di dekati medan magnet maka kontak reed switch akan tertutup sehingga akan mentrigger IC1 dalam mode monostable, akibatnya  outputnya pada pin 3 menjadi tinggi pada durasi pendek dan mensuplai pewaktuan ke clock input pin 3 CD4013. LED D2 digunakan sebagai indikator respon.

IC2 CMOS ini terdiri dari dua independen sandal jepit meskipun di sini hanya satu yang digunakan . Perhatikan bahwa flip-flop adalah wired dalam mode beralih dengan masukan data ( pin 5 ) terhubung ke keluaran Q ( pin 2 ). Pada saat menerima pulsa clock , keluaran Q berubah status dari rendah ke tinggi dan karena ini relay driver transistor T1 menjadi bias . Akibatnya relai bekerja.

Catatan:
Reed switch yang digunakan adalah reed switch dengan jenis terbuka.

Sunday, 21 July 2013

Skema rangkaian sakelar tepuk IC741 dan CD4017

Skema rangkaian sakelar tepuk ini cukup sederhana namun cukup memuaskan. IC 741 sebagai op-amp (penguat) digabung dengan IC 4017 sebagai flip flop agar bisa on dan off. Lalu dihubungkan ke T1 sebagai penggerak (driver) Relay. Relay dihubungkan ke perangkat listrik atau elektronik lainnya.
sakelar tepuk
Skema rangkaian sakelar tepuk
Resistor R2, R3 dan variabel resistor VR1 menyesuaikan sensitivitas penguat. Resistor R1 mengatur sensitivitas Mic. Pulsa Output diperkuat dari IC1 lolos ke input IC2 (CD 4017). Resistor R4 membuat input (pin14) dari IC2 rendah sehingga mencegah pemicu palsu.

IC2 adalah dekade IC counter yang ditransfer sebagai toggle switch. Itu outputnya 1 dan 2 (pin 2 dan 3) menjadi tinggi dan rendah ketika input pin14 menerima pulsa. Pin4 (output4) terhubung ke pin15 ulang sehingga penghitungan lebih lanjut akan terhambat. Output yang tinggi dari IC2 melewati pembatas arus R6 ke dasar switching transistor T1. Ketika T1 bekerja (mendapat tegangan) relaypun akan bekerja memberikan energi dan beban (bohlam atau peralatan listrik) akan diaktifkan. Tepukan berikutnya, pin output 2 menjadi rendah dan relay akan dimatikan. LED merah menunjukkan posisi OFF.

Saturday, 20 July 2013

Skema rangkaian sakelar tepuk IC7555

Berbagai cara untuk menyalakan peralatan listrik ataupun elektronik. Ada yang pakai remote control, ada yang pakai sensor gerak, sensor cahaya dan ada juga yang pakai sensor suara. Yang menggunakan sensor suara contohnya adalah Sakelar Tepuk. Sakelar Tepuk adalah sakelar yang digerakkan dengan suara tepukan tangan. Output dari rangkaian ini bisa difungsikan untuk apa saja salah satunya untuk menyalakan lampu. Rangkaian ini bisa bekerja pada tegangan 3Volt saja.

clap switch
Daftar Komponen:
R1,R6___________12K  1/4W Resistors
R2_______________1M  1/4W Resistor
R3,R9____________6K8 1/4W Resistors
R4_____________220K  1/4W Resistor
R5_______________2M2 1/4W Resistor
R7,R10_________100K  1/4W Resistors
R8______________22K  1/4W Resistor

C1,C3__________220nF  63V Polyester Capacitors
C2,C4,C5________22nF  63V Polyester Capacitors
C6______________47µF  25V Electrolytic Capacitor

D1,D2_________1N4148  75V 150mA Diodes

IC1_____________7555 or TS555CN CMos Timer IC

Q1_____________BC550C 45V 100mA Low noise High gain NPN Transistor
Q2,Q3__________BC328  30V 800mA PNP Transistors

MIC1___________Miniature electret microphone

SW1_____________SPST  Switch

RL1_______________5V  DIL Reed-Relay SPDT (See Notes)

B1________________3V  Battery (2 x 1.5V AA, AAA Cells in series etc.)


Cara kerja rangkaian: 
Q1 bertindak sebagai penguat audio. IC1 timer sebagai monostable, memberikan sinyal output yang bersih dan waktu tunda yang wajar untuk memungkinkan penyakelaran yang tepat dari sirkuit bistable berikut. Sebuah rangkaian flip flop yang dibentuk oleh Q2, Q3 dan bagian terkait yang digunakan untuk tujuan  mendorong Relay secara langsung dan untuk memungkinkan operasi pasokan hanya 3V. Dengan penambahan rangkaian flip flop maka rangkaian ini bisa digunakan untuk menyalakan dan mematikan relay. Untuk menyalakan berikan satu tepukan dan untuk mematikan kembali berikan tepukan.

Sumber:  http://www.redcircuits.com

Monday, 18 March 2013

Skema rangkaian mesin penetas telur otomatis

Skema rangkaian penetas telur otomatis ini cukup sederhana dan mudah untuk dibuat. Komponen utama dari rangkaian ini adalah thermistor. Thermistor adalah komponen atau sensor elektronika yang dipakai untuk mengukur suhu. Prinsip dasar dari termistor adalah perubahan nilai tahanan (atau hambatan atau werstan atau resistance) jika suhu atau temperatur yang mengenai termistor ini berubah. Dengan sensor ini tentunya kita bisa mengatur suhu ruangan sesuai dengan yang kita inginkan. Oleh karena itu skema rangkaian ini bisa dipakai untuk mesin penetas telur otomatis. Mesin penetas telur otomatis itu pada prinsipnya ketika suhu meningkat lebih dari seharusnya atau setelannya maka pemanas atau lampu akan padam atau kipas penyedot akan menyala. Dan ketika suhu ruangan melewati batas suhu terendah maka pemanas atau lampu akan menyala. Skema rangkaian yang saya berikan ini sangat tepat dengan prinsip atau cara kerja dari sebuah mesin penetas telur otomatis.

Skema rangkaian penetas telur otomatis
Transistor menggunakan jenis PNP misal  ZT2284 atau BC557 atau BD140

Ilustrasi penempatan alat:


Cara kerja rangkaian:

Suhu ruangan untuk mesin penetas telur biasanya 37.8° C atau 100° F. Ketika suhu ruangan diatas 38°C relay akan bekerja untuk menghidupkan kipas penyedot dan mematikan lampu. Ketika suhu ruangan turun dibawah 37° C maka relay mati dan lampupun menyala. Lamanya relay bekerja diatur oleh VR2 (Hysteresis= perbandingan suhu tertinggi dengan terendah). Perbedaan suhu hanya berkisar 0.5°-1°. . VR1 mengatur tinggi rendahnya suhu yang ingin dicapai. VR3 untuk menghaluskan pengaturan suhu yang ingin dicapai.

Catatan:
Relay yang digunakan menggunakan relay yang 2 Pin, Pin pertama untuk kipas, dan pin satunya lagi bisa digunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu. Ketika relay mendapat tegangan atau lagi bekerja maka lampu mati demikian pula sebaliknya ketika relay tidak mendapat tegangan maka lampu menyala. Jadi tidak usah membuat rangkaian yang kedua.

Sumber:  http://www.craig.copperleife.com

Thursday, 17 January 2013

Skema Rangkaian Saklar Cahaya Otomatis

Skema Rangkaian Saklar Cahaya Otomatis ini sangat cocok untuk memberi penerangan sementara ketika suatu ruangan menjadi gelap akibat putusnya aliran listrik atau terjadi korsleting dan akan memberi penerangan selama jangka waktu tertentu antara 1 jam sampai dengan 5 jam bisa diatur.
Skema rangkaian:

Skema Rangkaian Saklar Cahaya Otomatis
The switch is a semiconductor relay S202DS2 and the oscillator is 4060.

Friday, 27 April 2012

Rangkaian Sensor Parkir dengan Infra Merah

Skema Rangkaian Sensor Parkir dengan Infra Merah. This circuit can be used for an assist in parking the car near the garage wall backing up Pls. LED D7 illuminates Pls bumper-wall distance is about 20 cm., D7 + D6 illuminate at about 10 cm. and D7 + D6 + D5 at about 6 cm. In this manner you are alerted Pls approaching too close to the wall.
Car Parking Sensor circuit

All distances mentioned before can vary, depending on infra-red transmitting and receiving LEDs used and are mostly affected by the color of the reflecting surface. Black surfaces lower greatly the device sensitivity. Obviously, you can use this circuit in other applications like liquids level detection, proximity devices etc.

Note:
  • The infra-red Photo Diode D2, should be of the type incorporating an optical sunlight filter: these components appear in black plastic cases. Some of them resemble TO92 transistors: in this case, please note that the sensitive surface is the curved, not the flat one.
  • Avoid sun or artificial light hitting directly D1 & D2.
  • If your car has black bumpers, you can line-up the infra-red diodes with the (mostly white) license or number plate.
  • It is wiser to place all the circuitry near the infra-red LEDs in a small box. The 3 signaling LEDs can be placed far from the main box at an height making them well visible by the car driver.
  • The best setup is obtained bringing D2 nearer to D1 (without a reflecting object) until D5 illuminates; then moving it a bit until D5 is clearly off. Usually D1-D2 optimum distance lies in the range 1.5-3 cm.
List Component of Car Parking Sensor circuit:
R1             : 10K
R2,R5,R6,R9    : 1K
R3             : 33R
R4,R11         : 1M
R7             : 4K7
R8             : 1K5
R10,R12-R14    : 1K
C1,C4          : 1µF/63V
C2             : 47pF
C3,C5          : 100µF
D1             : Infra-red LED
D2             : Infra-red Photo Diode (see Notes)
D3,D4          : 1N4148
D5-7           : LEDs (Any color and size)
IC1            : NE555
IC2            : LM324
IC3            : LM7812 

Wednesday, 28 March 2012

Alarm Suhu Tinggi BC550

High Temperature Alarm Circuit

Sensor IC LM35 based Overheat Detector Alarm Switch

This is Overheat Detector Alarm Switch using Temperature Sensor IC LM35 Electronic Suite Diagram, at the heart of this overhead detector (fire alarm) circuit is a precision integrated temperature sensor type LM35 (IC1), which provides an accurately linear and directly proportional output in mV, over the zero to +155 degrees C temperature range. This can be used as part of fire smoke detectors but do not use it as a home fire alarm system.
The LM35 develops an output voltage of 10 mV/K change in measured temperature.
Designed to draw a minimal current of its own,

Monday, 26 March 2012

Dark Detector (Deteksi Kegelapan)

The dark detector circuit shown here can be used to produce an audible alarm when the light inside a room goes OFF. The circuit is build around timer IC NE555.A general purpose LDR is used for sensing the light. When proper light is falling on the LDR its resistance is very low. When there is no light the LDR resistance increases. At this time the IC is triggered and drives the buzzer to produce an alarm sound. If a transistor and relay is connected at the output (pin3) of IC1 instead of the buzzer, electrical appliances can be switched according to the light.

Rangkaian Detektor Kedekatan dengan Infra Merah (Infrared Proximity Detector)

Detektor kedekatan ini menggunakan detektor inframerah, dapat digunakan dalam berbagai peralatan seperti pembuka pintu otomatis dan alarm pencuri. Sirkuit yang utama terdiri dari pemancar inframerah dan penerima inframerah. Bagian pemancar terdiri dari IC pewaktu 555 dalam mode

Sunday, 25 March 2012

Colour Sensor (Pendeteksi Warna)

Colour sensor is an interesting project for hobbyists. The cir- cuit can sense eight colours, i.e. blue, green and red (primary colours); magenta, yellow and cyan (secondary colours); and black and white. The circuit is based on the fundamentals of optics and digital electronics. The object whose colour is required to be detected should be placed in front of the system. The light rays reflected from the object will fall on the three convex lenses which are fixed in front of the three LDRs. The convex lenses are used to converge light rays. This helps to increase the sensitivity of LDRs. Blue, green and red glass plates (filters) are fixed in front of LDR1, LDR2 and LDR3 respectively. When reflected light rays from the object fall on the gadget, the coloured filter glass plates determine which of the LDRs would get triggered. The circuit makes use of only ‘AND’ gates and ‘NOT’ gates.

Rangkaian Sensor Parkir Mobil

This is circuit can be used for sensing the distance between the rear bumper of the car and any obstacle behind the car. The distance can be understood from the combination of the LEDs (D5 to D7) glowing. At 25cm D7 will glow, at 20 cm D7&D6 will glow and at 5cm D7, D6 and D5 will glow. When the obstacle is beyond 25 cm none of the above LEDs will glow.

Sensor Parkir MobilSkema rangkaian receiver sensor parkir mobil

Theft-Preventer-Alarm (Alarm anti maling)

 This circuit utilising a 555 timer IC can be used as an alarm system to prevent the theft of your luggage, burglars breaking into your house etc. The alarms goes ON when a thin wire, usually as thin as a hair is broken.
The circuit is straightforward. It uses a 555 IC wired as an astable multivibrator to produce a tone of frequency of about 1kHz which gives out a shrill noise to scare away the burglar.
The wire used to set off the alarm can be made of a thin copper wire like SWG 36 or higher.
You can even use single strands of copper form a power cable.

Rain Detector Alarm (Alarm Pendeteksi Air Hujan)


This circuit gives out an alarm when its sensor is wetted by water.
A 555 astable multivibrator is used here which gives a tone of about 1kHz upon detecting water.
The sensor when wetted by water completes the circuit and makes the 555 oscillate at about 1kHz.

FM radio-controlled anti-theft alarm



This FM radio-controlled anti- theft alarm can be used with any vehicle having 6- to 12-volt DC supply system. The mini VHF, FM transmitter is fitted in the vehicle at night when it is parked in the car porch or car par

Friday, 23 March 2012

Gas leak detector schematic (Pendeteksi Kebocoran Gas)

Here is a gas leak detector circuit that detects the leakage of LPG gas and alerts the user through audio-visual indications. The circuit operates off a 9V PP3 battery. Zener diode ZD1 is used to convert 9V into 5V DC to drive the gas sensor module.


Gas leak detector schematic

The gas leakage circuit uses the SEN-1327 gas sensor module from RhydoLABZ. Its output goes high when the gas level reaches or exceeds certain point. A preset in the module is used to set the threshold. Interfacing with the sensor module is done through a 4-pin SIP header.
Pin details of the gas sensor module are shown in Fig. 2. An MQ-6 gas sensor is used in the gas sensor module. The sensor can also be used to detect combustible gases, especially methane.

Rain Detector Circuit (Detektor Hujan)

Skema Rangkaian Detektor Hujan
Rangkaian ini sangat berguna untuk memberitahu kita bahwa hujan akan segera terjadi. Apalagi saat kita sedang menjemur pakaian. cara kerjanya cukup sederhana saat kita sedang nonton TV atau bahkan tertidur jika ada hujan turun maka secara otomatis rangkaian akan membunyikan alarm sehingga kita dapat segera memasukkan jemuran ke dalam rumah (asal kita terbangun saat mendengarnya.....).

Prinsip kerja rangkaian cukup sederhana. supaya lebih memahami prinsip kejanya coba lihat gambar rangkaian berikut.



Rangkaian Alarm Anti Maling dgn LDR

Skema Rangkaian Alarm dengan LDR
Pengertian rangkaian dan sistem digital erat kaitannya dengan pengertian rangkaian dan sistem pada bidang elektronika. Rangkaian elektronika didefinisikan sebagai kesatuan dari komponen-komponen elektronika baik pasif maupun aktif yang membentuk suatu fungsi pengolahan sinyal (signal processing). Dalam hal ini komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam operasinya tidak memerlukan catu daya dan sifatnya tidak dapat melakukan penguatan terhadap arus atau tegangan listrik, sedangkan

Indikator Ketinggian Air With Seven Segmen

Skema Rangkaian Indikator Ketinggian Air
Indikator ketinggian air utk tabung are based upon the number of LEDs that glow to indicate the corresponding level of water in the container. Here we present a digital version of the water-level indicator. It uses a 7-segment display to show the water level in numeric form from'0' to '9.' The circuit works off 5V regulated power supply. It is built around priority encoder IC 74HC147 (IC1), BCD-to-7-segment decoder IC CD4511 (IC2), 7-segment display LTS543 (DIS1) and a few discrete components. Due to high input impedance, IC1 senses water in the container from its nine input terminals. The inputs are connected to +5V via 560-kilo-ohm resistors.

Wednesday, 21 March 2012

Rangkaian Pendeteksi Air Hujan sederhana

circuit of rain detector uses a sensor made of a small piece of etched PC board and a simple SCR circuit to detect rain and sound a buzzer. The SCR could also be used to activate a relay, turn on a lamp, or send a signal to a security system.
rain detector circuitCircuit of rain detector