Showing posts with label Led and Light. Show all posts
Showing posts with label Led and Light. Show all posts

Saturday, 21 December 2013

Skema Rangkaian Lampu Lalu Lintas

Untuk mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan salah satunya adalah dengan Penerapan Lampu atau kita mengenalnya sebagai Lampu Lalu lintas. Dengan adanya Lampu Lalu Lintas maka pengaturan lalu lintas di persimpangan menjadi mudah dan otomatis tanpa bantuan manusia dan bisa bekerja selama 24 jam nonstop. Kendaraan akan silih berganti memasuki persimpangan dan ada yang berhenti sesuai dengan warna lampu. Misalnya warna lampu merah untuk berhenti, warna lampu hijau untuk maju/jalan dan warna lampu kuning untuk hati hati karena waktu jalan akan segera habis. Lama menyala lampu bisa disetel tergantung situasi lalu lintas. Bagi anda yang tertarik untuk membuat lampu lalu lintas berikut ini rangkaiannya:


Rangkaian Lampu Lalu Lintas ini jantungnya adalah IC Timer 555 model astable dan outputnya masuk ke IC counter 4017. Untuk mengatur waktu menyala digunakan potensiometer 1M dan sebagai catu daya menggunakan baterai 9 Volt. Untuk menggunakan lampu listrik anda bisa menambahkan rangkaian driver relay pada output counter Resistor 470 ohm.

Demikian Skema Rangkaian Lampu Lalu Lintas ini saya sajikan untuk anda sebagai bahan percobaan dan juga bisa dijadikan hiasan pada ruangan atau kamar anda. Selamat berkarya!

Thursday, 19 December 2013

Skema Rangkaian Lampu LED dengan Arus AC tanpa penyearah

Pada postingan sebelumnya saya telah memberikan Skema Rangkaian Lampu Led dengan arus AC, kini saya berikan kembali dengan rangkaian yang lebih sederhana lagi. Rangkaian ini tanpa memakai penyearah sama sekali hanya memakai pembatas arus yakni resistor dan sebuah kapasitor, namun bisa bekerja dengan normal bahkan sangat populer dikalangan pecinta elektronika. Selain harganya murah dan berumur panjang, lampu Led hanya butuh tegangan yang kecil. Banyak sekali anak muda yang tertarik dengan rangkaian ini dan mencoba merangkainya. Rangkaian ini menggunakan 24 Led atau sekitar 15 Watt dengan pasokan Listrik sekitar 220 Volt. Rangkaian ini cukup kebal terhadap lonjakan tegangan sehingga cukup aman ketika ada perubahan tegangan. Berikut ini adalah skemanya:



Untuk merangkainya anda bisa meniru seperti yang diulas oleh Blog Ilmu Komputer di http://klikbebas.blogspot.com/2010/03/lampu-hemat-energi.html yang begitu detil dan gamblang sehingga semua orang pasti bisa merangkainya. Untuk Led pakailah yang warna putih Super Bright agar cahayanya lebih terang. Rangkaian lampu led ini bisa dibuat untuk penerangan ruangan, lampu baca, lampu penunjuk dan penggunaan penerangan lainnya. Biayanya lebih murah dibanding anda membeli Lampu Led yang sudah jadi yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Selamat berkarya!

Wednesday, 18 December 2013

Rangkaian Lampu LED dengan arus AC

Umumnya rangkaian Lampu LED menggunakan arus DC sebagai sumbernya, namun kali ini saya ingin memberikan Rangkaian Lampu LED dengan arus AC sebagai sumber tenaganya. Rangkaian ini belum sempat saya singgung pada postingan sebelumnya, dan postingan ini sekaligus sebagai jawaban dari sobat FB yang ingin sekali mengetahui Rangkaian Lampu LED dengan menggunakan arus AC atau arus listrik secara langsung tanpa menggunakan transformator. Sehingga rangkaian lebih hemat dan lebih simpel tidak memerlukan banyak komponen. Berikut ini adalah gambar rangkaiannya:
Pada dasarnya rangkaian ini tetap menggunakan arus DC sehingga tetap saja arus AC nya harus disearahkan terlebih dahulu. Sebagai penyearah maka dibutuhkan Dioda dalam hal ini D1 dan kapasitor C2. Untuk mengurangi arus yang mengalir maka dibutuhkan pembatas arus dalam hal ini R1 sebagai pembatas arus AC dan R2 sebagai pembatas arus DC. Untuk mendapatkan cahaya lampu yang maksimal cobalah menggunakan Lampu LED super bright.

Daftar Komponen:
R1................110 K
R2.................56 Ohm /2 Watt
C1.................1uF/400V Poly
C2.................680uF/50V
D1.................4x IN4007
D2-D13.........LED Super Bright

Rangkaian Lampu LED ini bisa anda fungsikan misalnya untuk Lampu tidur, lampu baca, lampu penerangan ruangan dan bisa juga dikembangkan sebagai lampu petunjuk: OPEN, Kasir, Lampu nomor rumah, nama toko dan lain-lain.Selamat berkarya!

Friday, 13 December 2013

37 Led bisa nyala hanya dengan 1 baterai 1.5 volt

Judul diatas mungkin sangat berlebihan karena 1 buah led hanya bisa nyala apabila diberi tegangan 3 volt atau dengan 2 buah baterai apalagi kalau sampai 37 Led? secara akal sehat mungkin jawabannya mustahil, namun kenyataannya ternyata 37 Led bisa nyala hanya dengan 1 batu baterai yang bertegangan 1.5 volt. Ingin tahu kuncinya? Kuncinya adalah penerapan rangkaian Joule Thief. Bagaimana cara merangkai rangkaian joule thief?
Tentunya semua orang bisa merangkainya karena sangatlah sederhana. Hanya dengan menambahkan lilitan pada rangkaiannya.

Lampu hemat energi yang kita pakai itu ternyata memakai rangkaian joule thief makanya cahayanya bisa terang walaupun dengan daya (watt) yang rendah. Kalau anda tidak percaya coba anda bongkar rangkaian didalamnya pasti anda akan menemukan lilitan. Dengan penambahan lilitanlah Lampu Led bisa menyala, karena dengan penambahan lilitan tegangan yang keluar menjadi berlipat.


Untuk mendapatkan Ferit atau Toroid bundar, buka lampu hemat energi yang sudah rusak, lihat didalamnya ada ferid berbentuk lingkaran, ambil juga kabel yang melingkarinya.


Lalu bikin lilitan seperti dibawah ini.










Setelah selesai membuat lilitan kemudian anda rangkai komponennya seperti pada rangkaian diatas, maka Led sekarang akan menyala. Nah, untuk mengetahui cara merangkai dengan 37 buah Led anda ikuti hasil percobaan teman saya Uncle Zak Disini. Selamat berkreasi.

Thursday, 12 December 2013

Rangkaian Lampu Taman Otomatis dengan LDR

Skema rangkaian lampu taman otomatis banyak sekali modelnya, sumber tenaga untuk rangkaiannya ada yang DC saja, ada yang AC dan DC dan adapula yang cukup dari sumber AC saja. Saya bahas ini karena ada teman yang mengatakan bahwa lampu taman yang menggunakan sumber daya DC apalagi yang menggunakan batu baterai sangatlah tidak efisien. Karena kalau batu baterai habis rangkaian tidak akan bekerja lagi secara normal alias berhenti bekerja karena sumber daya habis. Kalau ingin bekerja lagi maka kita harus membeli baterai yang baru sehingga menambah pekerjaan. Nah kali ini saya akan membahas mengenai Lampu Taman Otomatis dengan LDR menggunakan FIR 3D dan sumber dayanya hanya dari AC saja tanpa ada bantuan baterai. Rangkaian ini cukup populer dan bekerja sangat baik.


Rangkaian ini banyak yang ngebahas karena begitu simpelnya dan biayanya yang cukup murah dan komponennya mudah didapatkan. Saya kira alat ini sangat bermanfaat untuk dipakai atau diterapkan di rumah anda. Dan rangkaian ini bisa menghemat listrik di rumah anda karena suatu saat anda kemungkinan lupa mematikan lampu taman pada siang hari atau karena anda meninggalkan rumah dalam waktu lama. Tentunya alat ini sangat membantu sekali dalam penghematan juga pekerjaan anda. Selamat berkreasi.

Sunday, 8 December 2013

Rangkaian Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya bag.2

Setelah sebelumnya saya posting mengenai Rangkaian Lampu Taman Otomatis Solar Panel, yang begitu sederhana. Kali ini saya ingin menambahkan rangkaian yang sama dengan type transistor yang berbeda. Dan sekaligus rangkaian ini sebagai penyempurnaan dari rangkaian sebelumnya. Kekurangan dari rangkaian sebelumnya adalah pemakaian resistor yang menuju basis nilai tahanannya terlalu besar sehingga tidak cukup kuat untuk transistor bekerja. Sehingga ada sobat Facebook yang menemui kegagalan. 

Kali ini saya menambahkan rangkaian Lampu Taman dari sumber lain dengan Transistor jenis NPN dan komponennya mudah didapat di pasaran seperti Transistor BC 547. Harganyapun cukup murah cuma Rp. 500/buah. Rangkaian Lampu Taman Otomatis ini mudah sekali merangkainya karena hanya beberapa komponen saja. Rangkaian ini cukup populer dan sangat hemat energi karena menggunakan solar cell dan bisa mengisi baterai. 

http://talkingelectronics.com
Ada 3 pilihan rangkaian yang bisa anda coba, yang pertama dengan transistor jenis NPN BC547 dengan menggunakan 5 lampu LED Baterai 4.5volt. Rangkaian yang kedua  yaitu dengan menggunakan transistor jenis PNP BC557 dengan 5 lampu LED, dan rangkaian yang ketiga adalah rangkaian yang sama persis dengan rangkaian yang pertama namun dengan jumlah Lampu yang lebih banyak yakni 15 Led dengan demikian membutuhkan tenaga yang lebih besar lagi pada baterainya. Untuk rangkaian yang ketiga ini harus menggunakan baterai 12volt. Solar panelpun harus ditambah agar bisa mengisi baterai yang sesuai yakni sekitar 12volt pula. 

Untuk Baterai 4.5 Volt bisa anda ganti dengan baterai HP bekas yang 3.7 volt daripada membeli baterai charger lain yang harganya lebih mahal. Untuk LED digunakan yang warna putih terang sehingga nyalanya lebih terang. Selamat mencoba!


Saturday, 7 December 2013

Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya

Lampu Taman Otomatis Tenaga Surya. Lampu Taman ini rangkaiannya cukup sederhana namun bisa bekerja dengan baik dan otomatis. Ketika hari menjadi gelap maka lampu akan otomatis menyala dan ketika hari menjadi siang atau terang maka lampu akan secara otomatis mati (tidak bersinar). Yang menjadi sensor pada rangkaian ini adalah Solar Panel (Surya Cell).

Daftar Komponen:
R1............... 56 ohm
R2................47k
L1-L8...........Led
D1................Diaoda IN4001 atau IN4148
Q1................2N3906 atau Jenis PNP lainnya
Solar Panel (Surya Cell)........ 5.5v/200mA
Baterai............3.7v Nimh (bisa memanfaatkan baterai HP bekas)

Cara Kerja Rangkaian:
Ketika solar panel mendapatkan cahaya matahari maka outputnya akan menghasilkan tegangan. Tegangan yang dihasilkan akan menuju basis dari transistor Q1 melalui R2 sehingga aliran arus menuju LED akan berhenti sehingga LED tidak menyala sementara itu baterai 3.7V akan terisi. Ketika hari menjadi gelap maka solar panel tidak mendapatkan cahaya lagi sehingga tidak menghasilkan tegangan, sehingga tegangan pada basis Q1 tidak ada yang mengakibatkan arus yang menuju LED kembali mengalir dan LED pun menyala.

Rangkaian Lampu Taman Otomatis tenaga surya ini sangat mengesankan dan menyenangkan karena bekerja secara otomatis tanpa harus menyalakan dan menghidupkannya, biayanya murah, hemat energi lagi. Selamat berkarya!

Sunday, 13 October 2013

Skema Rangkaian Lampu Kunang-kunang

Kunang-kunang adalah sejenis binatang serangga yang di ekornya bisa mengeluarkan cahaya. Cahayanya bisa terlihat jelas pada malam hari. Cahaya yang dikeluarkan warnanya ada yang merah, kuning dan hijau. Kebanyakan yang kita lihat adalah warna hijau terang. Untuk melihat kunang-kunang sekarang sudah mulai sulit karena habitatnya sudah mulai rusak. Untuk mengobati kerinduan akan kehadiran kunang-kunang, kali ini saya akan memberikan skema Rangkaian Lampu kunang-kunang untuk anda. Rangkaian ini cukup sederhana sehingga cocok sekali untuk anda yang masih pemula dalam elektronika. Rangkaian ini menggunakan cahaya LED sebagai cahaya yang menyerupai kunang-kunang.
Skema Rangkaian Kunang-kunang
Gambar rangkaian kunang-kunang
Daftar Komponen:

U1 = NE 555 Timer IC
R1 = 10K,
R2 = 2M,
R3 = Potensiometer, 1M
C1 = 10uF, 25V,
D1 = Dioda, BAS16, atau IN4148,
D2 = LED, hijau warna cerah
Baterai Standard 9 Volt

Rangkaian kunang kunang ini bisa anda tempatkan di dinding kamar sebagai hiasan. Bisa anda tempatkan sedemikian rupa pada wadah yang kecil atau kotak sehingga yang terlihat nanti adalah lampu LED nya. Selamat berkreasi!

Tuesday, 23 July 2013

Skema Rangkaian Running Led model Knight Rider

Setelah postingan sebelumnya mengenai proyek Running Led dengan ic AT90S1200. Ada kendala komponen yang katanya ICnya sulit didapatkan kali ini saya memberikan Skema Rangkaian Running Led (Lampu Berjalan) dengan komponen yang cukup familiar dan banyak di jumpai di toko toko elektronika terdekat di kota anda. Running Led ini cukup cantik kalau disematkan di kendaraan anda baik sepeda motor ataupun mobil. Tegangannyapun memakai 12 Volt sesuai dengan tegangan pada kendaraan. Lampu Berjalan ini modelnya berjalan bolak balik seperti lampu model Knight Rider dalam film. 





Gambar PCB dan tata letak Komponen:

Lampu berjalan


Rangkaian ini dibangun dengan IC ring counter CD4017 sebagai pengatur gerakan LED yang berjalan bolak balik kanan kiri dan sebaliknya, dan IC NE555 sebagai pembangkit pulsa yang di set sebagai multivibrator astabil. Untuk mengatur denyut atau pulsanya adalah VR1 sebagai pengatur kecepatan jalannya lampu.

Sumber : http://electrosuite.com
yang diset sebagai astabil multivibrato

Read more at: http://skemarangkaianpcb.com/rangkaian-lampu-berjalan-led-model-knight-rider/
Copyright © Skema Rangkaian PCB
Rangkaian lampu running LED model knight rider ini dibuat menggunakan IC decade ring counter CD4017 dan 6 LED kemudian disusun sedemikian rupa menjadi 11 LED agar membentuk tampilan seperti knight rider. Rangkaian lampu berjalan LED model knight rider ini disusun dari bagian pembangkit pulsa dan ring counter dengan beban LED. Bagian pembangkit pulsa disusun menggunakan IC NE555 yang diset sebagai astabil multivibrator dengan frekuensi kerja dapat diatur menggunakan variabel resistor VR 20 KOhm. Frekuensi kerja pembangkit pulsa ini akan menentukan kecepatan gerakan nyala LED pada rangkaian lampu berjalan model knight rider tersebut. Bagian ring counter berfungsi untuk mengatur gerkanan nyala LED yang berjalan kiri kanan terus menrus sesuai pulsa clock dari pembangkit pulsa yang diterima IC Cd4017. Output ricng counter IC CCD4017 diberikan beban berupa LED 6 titik yang di rangkai sedemikian rupa menjadi 11 LED untuk membentuk karakter tampilan knight rider.

Read more at: http://skemarangkaianpcb.com/rangkaian-lampu-berjalan-led-model-knight-rider/
Copyright © Skema Rangkaian PCB
Rangkaian lampu running LED model knight rider ini dibuat menggunakan IC decade ring counter CD4017 dan 6 LED kemudian disusun sedemikian rupa menjadi 11 LED agar membentuk tampilan seperti knight rider. Rangkaian lampu berjalan LED model knight rider ini disusun dari bagian pembangkit pulsa dan ring counter dengan beban LED. Bagian pembangkit pulsa disusun menggunakan IC NE555 yang diset sebagai astabil multivibrator dengan frekuensi kerja dapat diatur menggunakan variabel resistor VR 20 KOhm. Frekuensi kerja pembangkit pulsa ini akan menentukan kecepatan gerakan nyala LED pada rangkaian lampu berjalan model knight rider tersebut. Bagian ring counter berfungsi untuk mengatur gerkanan nyala LED yang berjalan kiri kanan terus menrus sesuai pulsa clock dari pembangkit pulsa yang diterima IC Cd4017. Output ricng counter IC CCD4017 diberikan beban berupa LED 6 titik yang di rangkai sedemikian rupa menjadi 11 LED untuk membentuk karakter tampilan knight rider.

Read more at: http://skemarangkaianpcb.com/rangkaian-lampu-berjalan-led-model-knight-rider/
Copyright © Skema Rangkaian PCB

Monday, 22 July 2013

Skema rangkaian Lampu Darurat mini 9013

Ini adalah rangkaian Lampu Darurat mini (sederhana) yang berfungsi untuk memberikan pencahayaan ketika lampu listrik padam. Lampu darurat ini dapat digunakan untuk misalnya pintu keluar, koridor, atau di gang. Namun rangkaian ini tidak cocok untuk aplikasi praktis karena ukuran kecil dan durasinya yang pendek. Rangkaian tidak menggunakan transformator sehingga kelihatannya begitu simpel dan biaya yang cukup murah.


Daftar Komponen:
Q1,Q2,Q3_________CS9013 or BC337 or 9014 NPN transistors 0.8A 100V
D1______________ 1N4004______1A__400V Diode or 1N4007(1000V)
D2_______________1N4148______75V 150mA Diodes
C1_______________47uF 50V____Electronlytic capacitors
R1_______________220K_____1/2W___resistors
R2_______________33K______1W___resistors
R3_______________10K______1/2W___resistors
R4_______________1K_______1/2W___resistors
R5______________15K_______1/2W___resistors
Lamp 2.4V 5W

  
Cara kerjanya:
Ketika listrik mati maka daya / tegangan dari listrik menjadi hilang, sehingga rangkaian mini yang dibangun dengan tegangan 3Volt ini akan bekerja dan menghidupkan lampu L1. R2, D1, R3 dan C1 dihubungkan sebagai catu daya DC sekitar 4.5V. D1-dioda digunakan sebagai penyearah untuk mengkonversi dari AC ke DC. Dan C1-kapasitor digunakan untuk kelancaran sinyal berfluktuasi (DCV sebagai pulsa).
Dalam kondisi normal, aliran arus melalui R4 untuk membatasi arus untuk Q1, dan kemudian akan menjadi transistor NPN sebagai switch yang mengontrol arus, dari R5 ke CE pin Q1 ke ground. Sebab itu tidak ada arus ke basis Q2, Q3 sehingga Lampu L1 mati. Ketika listrik mati maka Q1 mematikan, arus dapat mengalir melalui basis Q2, Q3 maka lampu akan menyala.

Untuk tegangan 3 Volt, teman teman bisa menggunakan NiCad Baterai atau baterai NiMH ukuran 1.2V x 2. Ini akan memberikan cahaya yang cukup. Ketika listrik mati maka sistem akan bekerja sehingga lampu akan menyala. Penggunaan SW1 untuk menghidupkan atau mematikan sirkuit ini.

Teman teman bisa membangun proyek ini pada Universal Board PCB karena beberapa komponen. Tapi kita harus hati-hati dengan tegangan AC. Sebaiknya ditempatkan pada kotak isolator.

Sumber Artikel: http://www.eleccircuit.com

Wednesday, 17 July 2013

Skema Running LED | Led berjalan

Skema rangkaian LED berjalan atau suka disebut Running Led ini adalah proyek yang baik untuk pemula dalam teknologi mikrokontroler. Perakitannya sangat mudah dan sederhana. Rangkaian ini memiliki 15 lampu. 15 output port B dan D dari IC digunakan untuk menggerakkan ledLED berjalan bolak-balik. Dengan menekan tombol anda bisa memilih model lain dari Running Led. Ada tiga model yang bisa anda pilih.

Running LED

Skema Rangkaian Running LED

Lay out PCB Running LED


Sumber: http://www.avrprojects.net

Tuesday, 16 July 2013

Skema Lampu Sepeda 40 LED hanya dengan 6 Volt


Skema rangkaian lampu sepeda 40 LED ini hanya menggunakan tegangan 6 Volt saja atau 4buah baterai kecil AA. Rangkaian ini menggunakan timer 555. Lampunya terdiri dari 2 set rangkaian LED, masing masing terdiri dari 20 LED akan berkedip bergantian di sekitar 4,7 siklus per detik menggunakan nilai RC ditampilkan (4.7K untuk R1, 150K untuk R2 dan kapasitor 1uF). Interval waktu untuk dua lampu sekitar 107 milidetik (T1, atas LED) dan 104 milidetik (T2 rendah LED). Dua transistor digunakan untuk memberikan arus tambahan di luar batas 200mA  dari timer 555. Sebuah LED tunggal ditempatkan secara seri dengan basis transistor PNP sehingga 20 LED mati ketika output 555 menjadi tinggi selama selang waktu T1. Tingkat output tinggi timer 555 adalah 1,7 volt kurang dari tegangan suplai. Menambahkan LED meningkatkan tegangan maju diperlukan transistor PNP menjadi sekitar 2,7 volt sehingga 1,7 volt perbedaan dari pasokan ke output tidak cukup untuk mengaktifkan transistor. Setiap LED dibutuhkan sekitar 20 mA arus untuk total 220 mA. Rangkaian harus bekerja dengan tambahan LED sampai sekitar 40 untuk setiap kelompok, atau jumlah 81. Sirkuit juga akan bekerja dengan LED lebih sedikit sehingga bisa dirakit dan diuji hanya dengan 5 LED (dua kelompok dari dua ditambah satu) sebelum menambahkan yang lain.

Sumber: http://www.bowdenshobbycircuits.info

Monday, 15 July 2013

Skema rangkaian lampu rem mobil dan motor

Ini adalah Skema rangkaian lampu rem mobil yang kelihatannya cukup cantik dengan biaya yang cukup murah dan rangkaian yang cukup sederhana dengan hanya mengandalkan dua buah transistor pengendali sebagai multivibrator astabil yaitu transistor BC327. Dengan tampilan 14 LED sehingga terlihat jelas untuk keamanan dan keindahan tampilan kendaraan anda. Rangkaian ini juga bisa dipakai untuk motor kesayangan anda.
 Kerja rangkaian:

Ketika pedal rem diinjak maka rangkaian memiliki catu daya 12V Led6-Led9 menyala.  Tegangan akan mengalir untuk mengubah R2 menjadi bias di pin Q1-BC327
transistor PNP dan Q2-BC327, menyebabkan LED1-LED5 dan LED11-LED14 menjadi cerah menyala. R1 dan R2 membantu untuk membatasi arus yang mengalir melalui LED sehingga cukup untuk membebaskan catu daya dari rem sehingga LED tidak menyala.

Sumber: www.eleccircuit.com

Monday, 28 May 2012

Rangkaian Lampu LED Sepeda Motor 2x20

Rangkaian Lampu LED Sepeda Motor ini sangat sederhana yang hanya menggunakan beberapa komponen saja tapi hasilnya sangat memuaskan. Konsumsi dayanya sangat kecil cukup 6 Volt saja sangat  cocok untuk sepeda motor anda.
The 555 circuit below is a flashing bicycle light powered with four C,D or AA cells (6 volts). Two sets of 20 LEDs will alternately flash at approximately 4.7 cycles per second using RC values shown (4.7K for R1, 150K for R2 and a 1uF capacitor). Time intervals for the two lamps are about 107 milliseconds (T1, upper LEDs) and 104 milliseconds (T2 lower LEDs). Two transistors are used to provide additional current beyond the 200 mA limit of the 555 timer. A single LED is placed in series with the base of the PNP transistor so that the lower 20 LEDs turn off when the 555 output goes high during the T1 time interval. The high output level of the 555 timer is 1.7 volts less than the supply voltage.

Circuit  Project: 40 LED Bicycle Light

Adding the LED increases the forward voltage required for the PNP transistor to about 2.7 volts so that the 1.7 volt difference from supply to the output is insufficient to turn on the transistor. Each LED is supplied with about 20mA of current for a total of 220mA. The circuit should work with additional LEDs up to about 40 for each group, or 81 total. The circuit will also work with fewer LEDs so it could be assembled and tested with just 5 LEDs (two groups of two plus one) before adding the others.

Source: http://www.diyelectronicsprojects.com/

LED Effects Schematic Diagrams

Rangkaian LED Berjalan 24 kanal. It is 24 channel light illumination. The schematic is very simple – 24 LED’s, 1 MCU and some additional components. The main principle is dynamic indication, which is usually implemented for control of 7-segment digital indicators. Here is the same, as for indicators are used traditional 5-mm LED’s.
For control unit is implemented not expensive MCU ATTYNI2313 (Atmel), which can drive direct LED (up to 20 mA on each pin). As you can see on the schematic, 24 LED’s are grouped in 4 groups, each one consist 6 LED’s. LED’s in group 1 indicate the content of register r0 of MCU, LED’s in group 2 – r1, LED’s in group 3 – r3 and LED’s in group 4 indicate the content of register r3. Dynamic indication do this, as in each moment of time indicates content of one register and scans them consecutive. For instance, when the content of r1 is loaded in output port (PORTB), the transistor Q2 is switched "ON", and the LED of group 2 indicate the bits in r1.
There are 3 buttons – "F", "+" and "-". The button F is for change of effect, and buttons "+" and "–" are for increasing or decreasing the speed of effect. For example, each time when you press button "-" changing of lights go more slowly. For fast changing of speed you can press and hold the appropriate button.
The speed of effects is independent of speed of dynamic indication, which is constant.
The schematic can be powered by any DC adapter for 8 to 15 V / 100mA. I use 12V adapter and for the stabilizer 7805 there is no need of heat sink for them – this is one of advantages of implementation of dynamic indication. Others advantages are simple schematic and PCB, lower pin count of MCU etc.
Software is written in assembler of IDE AVRStudio 4. The program code is below. There are a lot of comments for explanation how the program works. With simple changes in code everyone can make different effects and/or add them. Each effect can be up to 24 stages.
If the LED pins are made longer with additional wires, LED effects can be used for Christmas tree or for advertising text on shop window (for instance). If there is need, LED number can be easy increased up to 32 LED’s and stages. Enjoy!
Schematic




source: http://www.electronics-lab.com

Friday, 27 April 2012

Rangkaian Lampu Darurat 12V 40W | Emergency Light Circuit

Rangkaian ini merupakan proyek dengan biaya murah dan mempunyai fungsi yang sangat besar.
Rangkaian sederhana ini mampu menghidupkan lampu neon sampai dengan 40 Watt yang berfungsi untuk penerangan darurat disaat aliran listrik PLN mati.

Raangkaian Lengkap:
Skema Rangkaian Lampu Darurat


Gambar Cara Melilit Kawat


Komponen yang dibutuhkan sebagian dapat menggunakan dari barang-barang bekas yaitu :
1. Lempeng pendingin dari plat metal ukuran 3 x 4 cm dapat diperoleh dari flat bekas dengan ketebalan kira-kira 1mm
2. Batang Ferrit diperoleh dari bekas radio mw atau radio sw. (radio jadul bekas kakek dan nenek lho  Grin).
3. Kawat email bisa diperoleh dari trapo balast.
4. Baut ukuran kecil secukupnya.
5. Accu Mobil atau Motor.
6. Kertas Koran secukupnya.
7. Lem kuning
8. Kotak sabun atau apa saja untuk penempatan rangkaian.
9. Timah Solder Secukupnya.
10. Kabel Secukupnya.

Komponen Elektronik.
1. Transistor TIP 3055.
2. Resistor 180K.
3. Resistor 47K.
4. Capacitor 100 nf.
5. Capacitor 100 uf.

Cara membuat Lilitan lihat gambar ilustrasi).
1. Bungkus batang ferite dengan kertas lalu lilitkan kawat sebanyak 58 lilitan denga jarak renggang.
2. Setelah selesai membuat lilitan 1 kemudian bungkus lagi dengan kertas koran lalu lilitkan kawat sebanyak 13 lilitan dengan jarak yang lebih renggang.
3. Bungkus kembali lapisan ke dua dan terakhir lilitkan kawat sebanyak 450 lilitan dengan jarak sangat rapat lilitan.
4. Supaya Lilitan kuat dan tidak berubah bisa disiram dengan lem.
5. ujung-ujung kawat untuk penyolderan haraf diperhatikan titik-titik nya dan harus di kelupas lapisan emailnya.

Source: http://forum.terserahlu.us

Tuesday, 24 April 2012

Rangkaian Lampu sein sepeda motor unik

Rangkaian Lampu Sein Sepeda Motor. Lampu Sein akan lebih indah apabila kita modif sedemikian rupa supaya kelihatannya lebih menarik apalagi dibuat sendiri membuat perasaan lebih bangga dan ini bisa menjadi proyek bisnis buat anda yang hobi memodifikasi sepeda motor atau yang lainnya. Rangkaian ini sangat sederhana dan sangat mudah cara pembuatannya.

Skema Rangkaian Lampu Sein Sepeda Motor
Rangkaian ini sangat irit pemakaian arusnya sehingga Accu anda tidak akan cepat habis atau soak, komponen yang diperlukan sangat mudah sekali untuk didapatkan. Satu Rangkaian hanya untuk satu sisi.
Hasilnya kira2 akan seperti ini:

Contoh Hasilnya

Saturday, 21 April 2012

Skema Rangkaian 220V Lamp Flasher

Skema Rangkaian 220V Lamp Flasher. The 220V Lamp Flasher circuit basically is a line powered flasher which can be used in many applications such as the Chritmas lamp. Below is the circuit schematic diagram:



Skema Rangkaian 220V Lamp Flasher

Note:
  • Input supply - 6 ~ 12 VDC
  • Output - upto 200 W lamp / bulb load
  • Optically isolated Mains supply
  • Onboard preset to adjust the frequency (speed) of flashing (1 Hz to 5 Hz)
  • Power Battery Terminal (PBT) for easy input 230 VAC mains and load connection
  • Terminal pins for connecting DC power supply
  • Four mounting holes of 3.2 mm each
  • List Componet of 220V Lamp Flasher circuit
  • CN1: 6 V to 12 VDC voltage source
  • C1: 10uF/25V capacitor elektrolit
  • C2: 0.22uF/275V capacitor elektrolit
  • C3: 47uF/25V capacitor elektrolit
  • C4: 0.1uF/25V capacitor elektrolit
  • D1: LED
  • D2, D3: 1N4148 Dioda
  • PR1: 100K Variable resistor
  • PR2: 50K Variable resistor
  • Q1: TIC226 Triac
  • R1: 2k2 resistor 1/2 watt
  • R2, R5: 1K resistor 1/2 watt
  • R3: 180E resistor 1/2 watt
  • R4: 680E resistor 1/2 watt
  • U1: LM555 IC timer
  • U2: MOC3021
  • V1: 230V AC input
  • Z1: 100W Load
Dangerous...!!
This circuit directly connected to the netting of electricity, voltage 220V electricity it could sting you. Avoid working in damp and directly with ground

Saturday, 7 April 2012

Rangkaian Led Flasher 1 Transistor

Here the schematic diagram of one transistor LED flasher. This circuit can be the simplest circuit led flasher over the world.... :D

This is a novel flasher circuit working with a single driver transistor that will take its flash-rate from a flashing LED. The flasher in the photo is 3mm. An ordinary LED is not going to work. The flash rate are not able to be altered by the brightness of the high-bright white LED can be adjusted by replacing the 1k resistor across the 100uF electrolytic to 4k7 or 10k.

The 1k resistor discharges the 100uF so that when the transistor turns on, the charging current into the 100uF illuminates the white LED. If a 10k discharge resistor is applied, the 100uF will not be completely discharged and also the LED isn't going to flash as bright.
Foto Rangkaian Led Flasher

All of the components within the photo are in the identical places as in the circuit diagram in making it easy to learn how the components are joined.

Monday, 26 March 2012

4-LED Night Light with 120v

This circuit uses can be used as a night light. It uses a 120v Mains to power the circuit. Works like a charm!

Schematic